Yayasan BSM Umat Latih Emak-Emak di Semarang Kemas Produk UMKM

Yayasan BSM Umat Jakarta memberikan pelatihan kepada ibu-ibu pelaku UMKM tentang cara mengemas produknya agar marketable.
SHARE
Yayasan BSM Umat Latih Emak-Emak di Semarang Kemas Produk UMKM
SOLOPOS.COM - Peserta pelatihan yang diadakan Yayasan BSM Umat Jakarta di Hotel Grasia, Kota Semarang, Rabu-Kamis (12-13/1/2022). (Istimewa-Yayasan BSM Umat)

Solopos.com, SEMARANG — Yayasan BSM Umat Jakarta melalui Direktorat Wakaf, Mikrofinance dan Digital Group menggelar kegiatan bertajuk Pelatihan Standar Produksi dan Pengemasan Produk bagi Emak-Emak anggota program Bank Wakaf Mikro (BWM) di Covention Hall Hatel Grasia, Kota Semarang, Rabu-Kamis (12-13/1/2022).

“Pelatihan UMKM untuk emak2 anggota BWM ini bertujuan memberikan peningkatan kapasitas standar cara produksi dan cara kemasan produk agar menjadi bagus, menarik dan marketable, sehingga dapat meningkatkan usaha2 anggota. Insyaallah kegiatan ini akan dilaksanakan 3 seri, di Jateng dan DIY, Jawa Timur [Jatim] dan Jabar, Banten, dan DKI Jakarta,” ujar Direktur Wakaf dan Mikrofinance Laznas BSM Umat, Rizki Oktopriansyah, dalam sambutannya.

PromosiTop! Bos Tokopedia Masuk List Most Extraordinary Women Business Leader

RCEO BSI Wilayah 7 Semarang, Imam Hidayat Sunarto, mengatakan BSI berkomitmen dan mendukung pemberdayaan umat dan peningkatan kapasitas usaha UMKM Bank Wakaf Mikro di lingkungan pondok pesantren. “Kerja sama peningkatan untuk UMKM sinergi antara Laznas BSMU dan OJK RI dalam program Bank Wakaf Mikro selalu ditingkatan,” ujarnya.

Baca juga: Keren, Bulu Mata Palsu Buatan UMKM Semarang Beredar Hingga Bulgaria

Kegiatan pelatihan ini dibuka secara resmi oleh Ketua Satgas Keuangan Syariah dan UMKM OJK RI yang diwakili Ismail Riyadi. “Dua kemampuan standar produksi dan peningkatan kualitas kemasan produk ini berperan penting untuk eksistensi usaha anggota BWM di era digitalisasi. Diharapkan pasca pelatihan usaha anggota BWM akan naik kelas dalam pengembangan usahanya.”

Peserta pelatihan adalah ibu-ibu anggota 14 BWM di Jateng dan Yogyakarta. Jumlah peserta dalam kegiatan ini mencapai 46 orang yang berasal dari berbagai daerah seperti Yogyakarta, Cilacap, Purwokerto, Kudus, Semarang, Demak, Kendal, Kaliwungu, Klaten, Solo, dan Rembang. Peserta juga telah memiliki produk usahanya masing-masing.

Baca juga: BSM SOLO Ajak Nasabah Sepeda Santai

Sementara itu, kegiatan ini juga menghadirkan narasumber dari Konsultan Rumah Kemasan Indonesia, Nasrullah, dan konsultan produksi dari PT Cakrawala Bogor, Mashadi. Program Bank Wakaf Mikro atau BWM adalah program inklusi keuangan pemberdayaan dan penguatan ekonomi bagi masyarakat. Sasaran dari program ini adalah membantu masyarakat produktif yang memiliki usaha dan butuh permodalan syariah di lingkungan ponpes untuk meningkatkan usahanya agar terbebas dari rentenir.



Berita Terkait
Indeks Berita
Berita Terpopular
Indeks Berita
Berita Lainnya
Indeks Berita
Promo & Events
Berita Terkini
Indeks Berita

Apa yang ingin anda baca?

:
:
Night Mode
Notifications
Support
Privacy
PasswordUpdated 15 days ago