top ear
Ilustrasi zona Covid-19. (freepik)
  • SOLOPOS.COM
    Ilustrasi zona Covid-19. (freepik)

Wonogiri Masuk Zona Kuning Persebaran Covid-19

Wonogiri kembali masuk zona kuning dalam persebaran Covid-19.
Diterbitkan Kamis, 22/10/2020 - 15:45 WIB
oleh Solopos.com/Aris Munandar
2 menit baca

Solopos.com, WONOGIRI -- Wonogiri kembali masuk zona kuning dalam persebaran Covid-19, masyarakat diharapkan tetap waspada dan selalu menerapkan protokol kesehatan.

Berdasarkan peta risiko di website Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Nasional, Kamis (22/10/2020), pukul 12.00 WIB, beberapa daerah yang berbatasan dengan Wonogiri masuk dalam zona oranye. Daerah tersebut yakni Kabupaten Sukoharjo, Karanganyar dan Gunung Kidul.

Demi Piala Dunia U-20, Pemkot Solo Pastikan Manahan Steril dari Pedagang pada Januari 2021

Sementara itu, daerah perbatasan lain, seperti Kabupaten Pacitan, Magetan dan Ponorogo masuk dalam zona kuning juga. Zona kuning merupakan daerah dengan resiko penularannya rendah. Sedangkan oranye resiko sedang.

Plt Bupati Wonogiri, Edy Santosa, mengkonfirmasi kebenaran bahwa saat ini Wonogiri masuk zona kuning dalam persebaran kasus Covid-19. Menurut Edy, kembalinya Wonogiri masuk zona kuning karena bisa menekan laju pertambahan kasus Covid-19.

Video Warga Ponorogo Gotong Keranda Jenazah Lewati Sungai Viral, Ujung-Ujungnya Malah Begini

Selain itu, kasus kesembuhan pasien terkonfirmasi positif di Wonogiri cukup tinggi. Ia mengatakan, dalam dua hari terkahir tidak ditemukan penambahan kasus terkonfirmasi positif Covid-19 di Wonogiri.

"Dua hari belakangan tidak ada penambahan kasus. Namun masyarakat harus tetap waspada dan selalu mentaati protokol kesehatan," kata Edy kepada wartawan di ruang kerjanya, Kamis (22/10/2020).

10 Berita Terpopuler: Cawawali Solo Teguh Sempat Kampanye di Rumah Keluarga Wanita Terbakar

Edy mengatakan, imbauan yang diberikan pemerintah kepada masyarakat telah dilakukan dengan baik. Kesadaran masyarakat juga semakin baik dalam menerapkan protokol kesehatan. Sehingga laju penambahan kasus bisa ditekan bersama.

"Jadi ini bukan hanya keberhasilan pemerintah saja. Namun juga peran dari masyarakat yang semakin baik dalam menerapkan protokol kesehatan, " ujar Edy.


Editor : Profile Ahmad Baihaqi
LIKE di sini untuk lebih banyak informasi terbaru di Solopos.com

berita terkait

berita terpopuler

Iklan Baris

Properti Solo & Jogja

berita terkini