Wisata Air Menantang di Cubeng Rafting Pemalang

Cubeng Rafting, sebuah wisata olahraga air yang berada di satu lokasi dengan Obyek Wisata Curug Bengkawah, Desa Sikasur, Kecamatan Belik.
Wisata Air Menantang di Cubeng Rafting Pemalang
SOLOPOS.COM - Jalur rafting (Instagram/@cubengrafting)

Solopos.com, PEMALANG -- Olahraga arum jeram atau rafting merupakan olahraga ekstrem yang banyak digemari. Olahraga ini membutuhkan stamina kuat, kekompakan antaranggota tim dan  juga kerja sama yang solid. Sesuai dengan namanya, olahraga rafting ini menyusuri bantaran sungai dengan aliran yang deras.

Tak heran dalam melakukan olahraga ini diperlukan perlengkapan yang melindungi dari ujung kepala hingga ujung kaki, seperti helm pelindung, jaket pelampung dan beberapa alat perlindungan lain yang sudah pakem dipakai di setiap rafting dilakukan.

Pemalang yang dikenal dengan aliran sungainya memiliki tempat wisata pemacu adrenalin ini. Cubeng Rafting, sebuah wisata olahraga air yang berada di satu lokasi dengan objek wisata Curug Bengkawah, Desa Sikasur, Kecamatan Belik.

Curug Bengkawah
Curug Bengkawah (Instagram@kabarpemalang)

Baca Juga : Bukit Mendelem Pemalang Jujugan Piknik Beraura Mistis Kuat

Melansir dari laman Facebook Kabar Pemalang, lintasan rafting ini mengambil awalan dari Curuk Bengkawah menuju anak sungai di Desa  Simpur. Lokasi tempat ini berada di tengah sawah dan saat akan melakukan registrasi, pengunjung akan disambut dengan pemandangan indah berupa hamparan sawah hijau dan perbukitan yang menjadi daya tarik tersendiri di wisata ini.

Dari pusat kota Pemalang hingga Desa Sikasur memakan waktu 1,5 jam, kemudian dari Desa Sikasur menuju objek wisata membutuhkan waktu kira-kira 15 menit. Meskipun kondisi jalan sedikit berbatuan, tapi kendaraan roda dua atau roda empat bisa dilewati melalui jalan tersebut.

Kondisi sungainya sudah lebar dan arusnya tidak terlalu tinggi sehingga tidak membahayakan bagi pengunjung yang baru pertama kali mencoba rafting. Di jalur raftingnya nanti ada beberapa titik pemberhentian. Di titik  pemberhentian inilah peserta rafting bisa menikmati Sungai Jasa dan Sungai Pakum.

Susuri Sungai 7 Km

Di pemberhentian ini, peserta juga bisa mandi di sungai karena airnya jernih. Fasilitas yang diberikan sudah lengkap, salah satunya pemandu rafting yang akan memberikan arahan dan informasi. Setelah selesai, pemandu akan memberikan air kelapa muda.

Jalur rafting 2 (instagram_@cubengrafting)
Jalur rafting 2 (instagram/@cubengrafting)

Melansir laman Instagram @cubengrafting, biaya per orang dibanderol Rp150.00 dengan minimal 8 orang per boat. Harga ini sudah termasuk mendapatkan beberapa fasilitas, seperti tenda camping, makan dan minum selama tour, coffee time, barbecue night, dan fun games.

Fasilitas lainnya juga berupa dokumentasi dan juga asuransi keselamatan sesuai standar protokol pada olahraga rafting. Dalam rafting ini, para peserta akan melintasi jeram berjarak 7 km yang akan ditempuh selama  kurang lebih 1,5 jam.

Selama masa pandemi, tentunya protokol kesehatan tetap jalan, seperti pengecekan suhu, fasilitas kebersihan hingga masker. Paket yang ditawarkan ada yang berupa edukasi dan ada yang berupa musik tradisional.

Baca Juga : Kisah Pengkhianatan di Balik Situs Watu Lumpang Pemalang

Paket edukasi nantinya selain rafting, peserta juga diberikan wawasan tentang dunia bercocok tanam sedangkan wisata musik tradisional, para peserta akan mendapatkan wawasan bagaimana memainkan musik karawitan.

Paket yang ditawarkan ini mencerminkan Desa Sikasur yang merupakan kawasan wisata berbasis potensi pertanian, keindahan alam, wisata air dan kesenian budaya. Keindahan alam yang dimiliki Desa Sikasur ini ada pada air terjun yang dikenal  dengan Curug Bengkawah, Telaga Silating dan rafting.


Berita Terkait
    Promo & Events
    Berita Terkini
    Indeks Berita

    Apa yang ingin anda baca?

    :
    :
    Night Mode
    Notifications
    Support
    Privacy
    PasswordUpdated 15 days ago