Waspada! Omicron Terdeteksi di Malang, Tiga Warga Terkonfirmasi

Sebanyak tiga warga Kabupaten Malang, Jawa Timur (Jatim), dinyatakan terkonfirmasi Covid-19 varian Omicron.
SHARE
Waspada! Omicron Terdeteksi di Malang, Tiga Warga Terkonfirmasi
SOLOPOS.COM - Ilustrasi varian Omicron. (Freepik)

Solopos.com, MALANG — Covid-19 varian baru, Omicron, terdeteksi di Kabupaten Malang, Jawa Timur (Jatim). Sebanyak tiga warga Kabupaten Malang yang berasal dari satu keluarga dari wilayah Singosari diketahu terkonfirmasi Covi1-19 varian Omicron.

Wakil Bupati Malang, Didik Gatot Subroto, mengatakan ada tiga warga masyarakat yang dites Covid-19 dan dinyatakan positif Omicron. Mereka satu keluarga dan sudah diisolasi di safe house Kepanjen.

PromosiTop! Bos Tokopedia Masuk List Most Extraordinary Women Business Leader

“Pemerintah Kabupaten [Pemkab] Malang juga melakukan tracking pada kontak erat sebanyak 17 orang. Alhamdulillah negatif, hanya tiga orang itu,” kata Didik, Sabtu (15/1/2022).

Baca juga: Kasus Omicron Melonjak, Hampir Separuh RS di AS Nyaris Penuh

Karena kasus itu, kata dia, Pemkab Malang melalui Satgas Covid-19 tingkat di tingkat kabupaten dan kecamatan melakukan penyekatan di tingkat lokal agar sebaran Omicron tidak merebak ke warga lain.

Menurut dia, asal mula penularan, ada warga yang baru pulang dari luar negeri dan bertemu dengan dua orang. Warga yang baru pulang dari luar negeri itu ternyata positif Covid-19 varian Omicron dan menularkan kepada dua orang yang tergolong keluarganya. Hal itu diketahui setelah dites Covid-19.

Didik mengungkapkan warga yang menulari Covid-19 varian Omicron itu sebenarnya sudah vaksin dua kali. Namun, ada kemungkinan kondisi tubuhnya kurang sehat hingga terinfeksi Covid-19 varian Omicron.

“Kondisi pasien baik-baik saja, tidak ada gejala berat,” ujarnya.

Baca juga: Pria Berlagak Koboi di Malang Pernah Tembak Polisi

Informasi yang dihimpun, menyebutkan penyekatan terjadi di RT 002 Desa Banjararum, Kecamatan Singosari, Kabupaten Malang yang dihuni 60 kepala keluarga. Selain itu, petugas dari Desa Banjararum dan Muspika Singosari juga telah melakukan penyemprotan disinfektan.

Sekretaris Desa Banjararum, Sutrisno, mengatakan tim satgas melaksanakan penyemprotan desinfektan pada Kamis (13/1/2022) malam. Setelah ada penyekatan, maka dilakukan pendataan mobilisasi warga yang keluar-masuk ke daerah situ yang telah masuk kategori zona merah.



Berita Terkait
Indeks Berita
Berita Terpopular
Indeks Berita
Berita Lainnya
Indeks Berita
Promo & Events
Berita Terkini
Indeks Berita

Apa yang ingin anda baca?

:
:
Night Mode
Notifications
Support
Privacy
PasswordUpdated 15 days ago