top ear
Kondisi arus lalu lintas terlihat ramai dan terkesan semrawut di Jl Slamet Riyadi, Solo, Selasa (29/12/2020). (Solopos/Nicolous Irawan)
  • SOLOPOS.COM
    Kondisi arus lalu lintas terlihat ramai dan terkesan semrawut di Jl Slamet Riyadi, Solo, Selasa (29/12/2020). (Solopos/Nicolous Irawan)

Waspada Lur! 4 Titik Ini Jadi Langganan Macet di Solo

Setelah Flyover Purwosari dan Manahan dibangun dan jadi, masih ada empat titik lagi yang masih menjadi biang macet di Solo dan sekitarnya.
Diterbitkan Selasa, 2/03/2021 - 11:01 WIB
oleh Solopos.com/Nugroho Meidinata
3 menit baca

Solopos.com, SOLO -- Di bawah ini ada empat titik di Solo dan sekitarnya yang masih menjadi langganan macet.

Setelah Flyover Purwosari dan Flyover Manahan dibangun dan jadi, titik kemacetan di Kota Solo, Jawa Tengah mulai berkurang dua.

Sebagaimana diketahui, dulu sebelum dua flyover di Solo tersebut dibangun, perlintasan kereta api sebidang itu kerap macet. Apalagi saat rangkaian kereta api melintas di jalur rel tersebut.

Baca Juga: Apa Beda Ciu Bekonang Sukoharjo dan Banyumas?

Meski dua titik kemacetan di Solo sudah teratasi, ternyata masih ada beberapa titik yang masih menjadi langganan macet di Solo dan sekitarnya.

Berdasarkan pantauan Solopos.com, berikut ini lima titik di Kota Solo yang jadi langganan macet, terutama di jam-jam sibuk.

Baca Juga:  5 Daerah dengan Jumlah Mobil Terbanyak di Jateng, Solo Masuk

4 Titik Langganan Macet

1. Palang Joglo

rel layang joglo Arus lalu lintas di palang KA Joglo seusai KA Bandara melintas, Senin (30/12/2019). (Solopos/Burhan Aris)
Arus lalu lintas di palang KA Joglo seusai KA Bandara melintas, Senin (30/12/2019). (Solopos/Burhan Aris)

Sudah menjadi rahasia umum palang Joglo menjadi salah satu titik macet di Kota Solo.

Hal ini dikarenakan terdapat pertemuan tujuh arus di jalur ini. Apalagi ada perlintasan kereta api sebidang di simpang tujuh tersebut.

Baca Juga:  Kasus Perceraian di Solo Terendah Nomor 2 di Jateng, karena Warganya Setia?

Alhasil, macet tak bisa dielakkan lagi di palang Joglo.

Untuk mengatasi kemacetan di palang Joglo, Wali kota Solo, Gibran Rakabuming Raka mengatakan pihaknya akan segera membangun rel layang di lokasi tersebut.

Baca Juga: 7 Sumber Kekayaan Wali Kota Solo Gibran Rakabuming yang Capai Rp21 Miliar

Bahkan, Gibran menyebut pembangunan elevated railway atau rel layang di simpang Joglo menjadi salah satu proyek prioritas. Diharapkan infrastruktur yang digadang-gadang bisa dibangun tahun ini.

2. Pasar Nongko

Lalu lintas kawasan Pasar Nongko, Purwosari, Solo, padat, Selasa (13/3/2018).( M. Ferri Setiawan/JIBI/Solopos)
Lalu lintas kawasan Pasar Nongko, Purwosari, Solo, padat, Selasa (13/3/2018).( M. Ferri Setiawan/JIBI/Solopos)

Titik kemacetan juga terpantau di perlintasan rel kereta api sebidang di depan Pasar Nongko, Mangkubumen, Banjarsari, Solo.

Kemacetan ini semakin menjadi-jadi saat jam-jam sibuk, seperti pagi dan sore hari. Kemacetan di Pasar Nongko ini juga semakin parah saat kereta api melaju di jalur rel tersebut.

Baca Juga: Cara Ganti Foto KTP Elektronik, Gampang dan No Ribet Kok!

Apalagi saat ini ditambah dengan adanya kereta api (KA) Bandara Solo dari Klaten dan juga KRL Solo-Jogja yang jam pemberangkatannya hampir setiap jam.

Untuk mengatasi hal tersebut, Polresta Solo melakukan rekayasa lalu lintas. Sebagaimana diungkap Kasatlantas Polresta Solo, Kompol Busroni.

Baca Juga: Klasemen Liga Inggris Pekan 26: Tottenham Naik Peringkat, City Kokoh di Puncak

Menurutnya, arus lalu lintas dari arah barat di Jl. R.M. Said seusai menyeberang perlintasan kereta api wajib belok kiri menuju Jl. Hasanudin dan dilarang berbelok kanan.

Kabid Lalu Lintas Dishub Kota Solo, Ari Wibowo, menjelaskan saat jam sibuk khususnya pagi dan sore hari, Dishub menerjunkan personel di perlintasa kereta api di depan Pasar Nongko itu.

Baca Juga: Terdampak Pandemi, Ini 3 Langkah Sandiaga Uno Bangun Lagi Pariwisata

3. Gilingan

Viaduk Gilingan Solo. (Youtube/Solopos TV)
Viaduk Gilingan Solo. (Youtube/Solopos TV)

Ada beberapa titik macet di Gilingan, Solo. Pertama di Viaduk Gilingan dan juga perempatan Pasar Ngemplak.

Di dua lokasi tersebut sering terjadi macet saat jam-jam sibuk, yakni pagi dan sore hari.

Baca Juga:  Sudah Begini Begitu Tapi Istri Masih Sulit Orgasme? Coba Cara Ini Deh

Untuk mengatasi kemacetan di Viaduk Gilingan, Pemprov Jateng pun berencana akan memperlebar dan memperdalam viaduk tersebut.

4. Underpass Makamhaji

drainase kecelakaan underpass makamhaji
Situasi lalu lintas di Underpass Makamhaji Kartasura, Sukoharjo, Rabu (5/2/2020). (Solopos-M Ferri Setiawan)

Jalan yang rusak di area Underpass Makamhaji, Sukoharjo ini sering mengakibatkan kemacetan.

Bahkan, rusaknya jalan di Underpass Makamhaji sering mengakibatkan kecelakaan di jalur tersebut.

Baca Juga: Viral Pengendara Moge Ditendang Paspampres, Siapa yang Salah?

Pemkab Sukoharjo pun berharap Kementerian Perhubungan atau Kemenhub segera merealisasikan perbaikan kerusakan jalan dan penutup saluran air Underpass Makamhaji, Kecamatan Kartasura, yang kian parah.

Pemkab tidak mau terus-terusan menjadi sasaran kemarahan warga dan selalu disalahkan atas kerusakan tersebut. Apalagi pengelolaan underpass tersebut sebenarnya belum menjadi tanggung jawab Pemkab Sukoharjo melainkan Kemenhub.

Baca Juga: Adu Outfit di Pelantikan Suami: Kahiyang Sederhana, Selvi Mewah

Baca Juga: Trik Rahasia Biar Menang Giveaway, Gimana Caranya?


Editor : Profile Nugroho Meidinata
LIKE di sini untuk lebih banyak informasi terbaru di Solopos.com

berita terpopuler

Iklan Baris

berita terkini


Cek Berita Lainnya