;

Waspada! Gejala Omicron Bisa Bertahan Lama di Tubuh

Beberapa penelitian menyebutkan varian Omicron ini memiliki gejala yang dapat bertahan lama di dalam tubuh orang yang terpapar virus tersebut.
SHARE
Waspada! Gejala Omicron Bisa Bertahan Lama di Tubuh
SOLOPOS.COM - Ilustrasi demam. (CDC)

Solopos.com, SOLO-Ahli kesehatan menyebutkan gejala Covid-19 varian Omicron bisa bertahan lama di tubuh. Simak penjelasan berikut ini. Omicron merupakan jenis baru dari Covid-19 yang baru muncul dari bulan Desember.

Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mencatat varian ini sudah menyebar ke 17 negara di dunia sejak Desember lalu. Varian Omicron dikatakan sangat menular, tetapi lebih ringan dibandingkan dengan Delta. Gejala seperti demam ringan, tenggorokan gatal, nyeri tubuh ekstrem, keringat malam, pilek, bersin, muntah dan kehilangan nafsu makan dikatakan menunjukkan adanya Omicron dalam tubuh.

PromosiUMi Youthpreneur 2022 Bentuk Dukungan PIP Terhadap Wirausahawan Muda

Namun beberapa penelitian menyebutkan varian Omicron ini memiliki gejala yang dapat bertahan lama di dalam tubuh orang yang terpapar virus tersebut. Dilansir dari Times of India pada Kamis (27/1/2022), masyarakat tidak boleh menganggap remeh gejala dari varian Omicron.

Baca Juga: Awas! Lima Ruam Kulit Ini Menunjukkan Gejala Awal Covid-19

Pasalnya, gejala tersebut dapat bertahan lama di tubuh manusia. Menurut data baru dari ZOE Covid Study App, aplikasi pemantauan asal Inggris, nyeri punggung bawah menjadi salah satu dari delapan gejala baru varian Omicron.

Mengutip Bisnis.com, Kamis (27/1/2022), gejala tersebut dilaporkan sejak awal setelah varian terdeteksi di Afrika Selatan. Selain itu, lebih buruknya gejala ini tetap ada bahkan setelah seseorang dites negatif. WHO juga mengatakan jika Omicron tidak seperti flu biasa karena lebih mungkin daripada pilek untuk membuat Anda dirawat di rumah sakit. Lalu, beberapa orang telah meninggal setelah terinfeksi Omicron.

Ekspedisi Energi 2022

Jika kesehatan kembali pulih, pasien akan berisiko mengembangkan apa yang disebut gejalan Covid berkepanjangan atau long covid-19. Oleh karena itu, masyarakat diminta waspada, memperhatikan gejala saat terjadi, memantaunya, dan mengisolasi diri sampai mendapatkan hasil tes Covid-19. WHO juga meminta masyarakat agar tidak lalai setelah sembuh.

Baca Juga: BA.2, Versi Baru Omicron Terdeteksi di AS hingga Singapura

Meskipun hasil tes Anda negatif, merasa lebih baik, tubuh Anda masih dalam fase pemulihan dan membutuhkan lebih banyak waktu untuk memulihkan energinya. Selama waktu ini, dokter menyarankan untuk beristirahat, makan makanan yang tepat dan tetap terhidrasi. Hindari pekerjaan berat atau berolahraga di luar kemampuan Anda. Ini dapat membebani tubuh dan menyebabkan komplikasi pasca terinfeksi Covid-19 varian Omicron.

 



Berita Terkait
Indeks Berita
Berita Terpopular
Indeks Berita
Berita Lainnya
Indeks Berita
Promo & Events
Berita Terkini
Indeks Berita

Apa yang ingin anda baca?

:
:
Night Mode
Notifications
Support
Privacy
PasswordUpdated 15 days ago