Warga Sukoharjo Manfaatkan Kotoran Sapi Jadi Sumber Energi

Pengolahan limbah berwujud gas dari kotoran sapi dimanfaatkan warga sebagai bahan bakar

Rabu, 27 Juli 2022 - 21:34 WIB Penulis: Magdalena Naviriana Putri Deasy Puspitaningarum Editor: Burhan Aris Nugraha | Solopos.com

Solopos.com, SUKOHARJO — Warga Genengsari, Kecamatan Polokarto, Kabupaten Sukoharjo, Jawa Tengah tak hanya memanfaatkan kotoran sapi sebagai pupuk, tetapi juga sumber energi. Salah satu pemilik kandang sapi di Genengsari, Tito Santoso, mengatakan sudah memanfaatkan kotoran sapi untuk sumber energi.

Tito menceritakan membutuhkan minimal tiga angkong kotoran sapi per hari agar bisa diolah menjadi energi. Angkong adalah sejenis gerobak yang biasanya dipakai untuk mengangkut kotoran maupun tanah. Jika terjadi penyumbatan maka akan mengakibatkan penumpukan dan tangki penampung membludak. Proses awal pengolahan, kata dia, dimulai ketika pemilahan kotoran sapi.

Baca Juga: Warga Boyolali Hemat Puluhan Ribu Sebulan karena Biogas Limbah Tahu

Kotoran dicampur dengan air agar tidak ada gumpalan ataupun rumput. Proses selanjutnya, kotoran sapi yang tak ada gumpalan itu dialirkan menuju tangki biodigester untuk proses perubahan menjadi gas. Kotoran sapi yang telah diproses itu akan mengalir ke tangki IPAL.

Sisa kotoran sapi yang masih berwujud padat dapat dimanfaatkan menjadi pupuk oleh warga sekitar. Sementara itu hasil dari pengolahan limbah berwujud gas dimanfaatkan warga sebagai bahan bakar.

Tito menggunakan untuk memasak memakai kompor dan lampu penerangan. Pemanfaatan gas itu menggunakan instalasi pipa yang dilengkapi dengan barometer. Lebih lanjut gas yang keluar cukup besar apalagi jika pagi atau malam hari.

Baca Juga: Teknologi Biogas Untuk Selamatkan Air Terjun Ponogoro dari Kotoran Sapi

Sementara, kata dia, kencing sapi justru lebih banyak memproduksi gas dibanding kotoran sapi. Kepala Dusun setempat, Suwanti, mengatakan ada dua unit biodigester yang dimanfaatkan warga setempat.

Sebanyak 12 rumah warga telah menggunakan energi dari kotoran sapi untuk kebutuhan rumah tangga. Dia mengatakan kebutuhan anggaran menjadi kendala jika harus membuat unit baru lagi.

Sementara itu, pupuk kotoran sapi juga belum dimanfaatkan maksimal. Masih ada beberapa yang terbuang. Warga yang ingin memanfaatkan gas tersebut harus membuat instalasi sendiri dengan pipa yang dialirkan ke rumah.

Hanya Untuk Anda

Inspiratif & Informatif
HEADLINE videos Nikmatnya Rica-Rica Menthok Pak Yho Kartasura, Awas Tidak Kebagian 3 hari yang lalu

HEADLINE videos Pemuda Madiun Diduga Bjorka Ditangkap Tim Cyber Mabes Polri 5 hari yang lalu

HEADLINE videos Ultimatum Kapolri, Ingatkan Anggotanya Hindari Pelanggaran Hukum 1 minggu yang lalu

HEADLINE videos Permohonan Banding Ditolak, Ferdy Sambo Resmi Dipecat dari Polri 1 minggu yang lalu

HEADLINE videos Ekspedisi UMKM 2022: Makin Inovatif, UKM Craft & Batik Bergerak Kian Dinamis 1 minggu yang lalu

HEADLINE videos Uang Tabungan Rp100 Juta Dimakan Rayap, Ternyata Milik Penjaga Sekolah di Solo 1 minggu yang lalu

HEADLINE videos DPRD Berhentikan Gubernur DKI Anies Baswedan Jelang Berakhirnya Masa Jabatan 2 minggu yang lalu

HEADLINE videos Waduh! 6.000 Data Pemkab Sukoharjo Bocor Diretas Hacker 2 minggu yang lalu

HEADLINE videos Asale Kauman Solo dari Kawasan Santri hingga Jadi Kampung Batik 2 minggu yang lalu

HEADLINE videos Ratu Elizabeth II Meninggal Dunia, Jadi Pemimpin Kerajaan Inggris Terlama 2 minggu yang lalu

HEADLINE videos 1.000 Mahasiswa Solo Demo di Depan Kantor DPRD Tolak Kenaikan BBM 2 minggu yang lalu

HEADLINE videos Serunya Festival Layang-Layang di Boyolali, Diikuti Seratusan Peserta 2 minggu yang lalu

HEADLINE videos Baim Wong Datangi Anak Penuh Kutu di Karanganyar, Malah Dikerubuti Ibu-Ibu 3 minggu yang lalu

HEADLINE videos Protes Kenaikan Harga BBM, Ratusan Mahasiswa di Sukoharjo Demo di 2 Lokasi 3 minggu yang lalu

HEADLINE videos Sempat Dikira Pengemis, Warga Sragen Bawa Uang Sekarung untuk Beli Mobil 3 minggu yang lalu