Tutup
Scroll untuk melanjutkan membaca

Warga Karanganyar Lebih Suka Alat Kontrasepsi Ini Ketimbang Kondom

Warga Karanganyar peserta aktif KB lebih suka menggunakan alat kontrasepsi suntik ketimbang jenis lain.
SHARE
Warga Karanganyar Lebih Suka Alat Kontrasepsi Ini Ketimbang Kondom
SOLOPOS.COM - Ilustrasi jenis-jenis alat kontrasepsi. (Shutterstock)

Solopos.com, KARANGANYAR — Warga Kabupaten Karanganyar lebih memilih alat kontrasepsi KB jenis suntik ketimbang lainnya. Hal ini terlihat dalam program Pelayanan KB Serentak Sejuta Akseptor se-Indonesia dalam rangkaian peringatan Hari Keluarga Nasional ke-29 (Harganas) pada Juni 2022 lalu di mana akseptor suntik tertinggi di Karanganyar.

Data Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3APPKB) Kabupaten Karanganyar, menyebutkan jumlah akseptor suntik dalam program ini ada 1.362 orang.

PromosiBorong Penghargaan, Tokopedia Jadi Marketplace Favorit UMKM

Sedangkan jumlah akseptor jenis lainnya di bawah angka 1.000. Yakni akseptor implan sebanyak 464 orang, akseptor pil sebanyak 380 orang, dan akseptor kondom sebanyak 376 orang. Kemudian akseptor IUD sebanyak 305 orang, akseptor MOW (Metode Operasi Wanita) sebanyak 62 orang, dan akseptor MOP (Metode Operasi Pria) sebanyak 7 orang.

Para akseptor yang totalnya sebanyak 2.956 tersebut telah mendapatkan pelayanan program KB di berbagai fasilitas kesehatan di Kabupaten Karanganyar.

Baca Juga: Alat Kontrasepsi Jangka Panjang Kurang Peminat di Solo

Sementara itu berdasarkan data Kabupaten Karanganyar Dalam Angka 2022 yang dirilis Badan Pusat Statisik (BPS), jumlah peserta KB aktif di karanganyar total ada 113.275 orang. Dari jumlah itu 59.026 orang diantaranya adalah akseptor suntik. Kemudian akseptor IUD ada 20.067 orang, MOW 8.242 orang, MOP 987 orang, kondom 5.066 orang, implan 12.489, dan pil 7.216 orang.

Pada bagian lain, peringatan Harganas yang digelar DP3APPKB Karanganyar tahun ini bertema “Ayo Cegah Stunting, Agar Keluarga Bebas Stunting”. Kepala DP3APPKB Karanganyar, Agam Bintoro, menegaskan komitmennya dalam program percepatan penurunan angka stunting.

“Peringatan Harganas tahun ini kami jadikan sebagai momentum dan semakin memberikan motivasi bagi kita semua dalam upaya menurunkan angka stunting di Kabupaten Karanganyar menuju Indonesia Emas,” ujarnya dalam acara puncak peringatan Harganas di Alun-Alun Karanganyar, Jumat (1/7/2022).

Baca Juga: Tak Melulu Alat Kontrasepsi, Ini Fungsi Lain dari Kondom yang Bener-bener Kreatif

Dalam kesempatan itu ia juga mengajak masyarakat memulainya semuanya dari keluarga. “Kita ciptakan lingkungan keluarga yang sehat, cerdas, bahagia sehingga dapat terwujud keluarga yang berkualitas dan sejahtera,” ujarnya.



Berita Terkait
Indeks Berita
Berita Terpopular
Indeks Berita
Berita Lainnya
Indeks Berita
      Promo & Events
      Berita Terkini
      Indeks Berita
      Part of Solopos.com
      Punya akun? Silahkan login
      Daftar sekarang...
      Support - FaQ
      Privacy Policy
      Tentang Kami
      Kontak Kami
      Night Mode