Wapres Minta Label Halal Produk UMKM Dipermudah

Wapres meminta LPPOM-MUI terus menjadi ujung tombak dalam proses pemeriksaan dan pengujian terkait kehalalan produk.
SHARE
Wapres Minta Label Halal Produk UMKM Dipermudah
SOLOPOS.COM - Wapres Ma'ruf Amin saat menggelar konferensi pers di Gedung Gradhika Bhakti Praja, Pemprov Jateng, Kamis (7/10/2021). (Solopos.com-Humas Pemprov Jateng)

Solopos.com, JAKARTA — Wakil Presiden Ma’ruf Amin meminta pemberian label halal melalui sertifikasi halal terhadap produk-produk usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) dipermudah, antara lain melalui Lembaga Pengkajian Pangan, Obat dan Kosmetika Majelis Ulama Indonesia (LPPOM-MUI).

“Sebagai pionir Lembaga Pemeriksa Halal (LPH) di Indonesia, LPPOM-MUI perlu terus mendukung upaya perluasan dan percepatan proses sertifikasi halal, terutama bagi UMKM sektor makanan dan minuman,” kata Wapres di acara Tasyakur Milad ke-33 LPPOM-MUI melalui konferensi video dari kediaman resmi wapres di Jakarta, seperti dikutip Solopos.com dari Antara, Rabu (26/1/2022).

PromosiTop! Bos Tokopedia Masuk List Most Extraordinary Women Business Leader

Wapres meminta LPPOM-MUI terus menjadi ujung tombak dalam proses pemeriksaan dan pengujian terkait kehalalan produk.

Selain itu, dengan adanya perwakilan LPPOM-MUI di beberapa negara juga dapat memperkuat eksistensi Indonesia sebagai bagian dari rantai pasok industri halal global.

Baca Juga: BRI Liga 1 Digelar di Bali, Omzet UMKM Naik Berlipat-Lipat

“Penguatan ekosistem industri halal harus terus dilakukan, terutama untuk meningkatkan kapasitas dan kualitas industri produk halal, agar semakin memberi nilai tambah bagi perekonomian Indonesia,” jelasnya.

Wapres mengapresiasi peran LPPOM-MUI dalam memberikan sertifikasi halal di Indonesia, antara lain melalui program Sertifikasi Halal Gratis atau Sehati yang menghasilkan sertifikat halal bagi 644 usaha mikro kecil (UMK).

“Terima kasih kepada LPPOM-MUI yang ikut berperan aktif dalam program Sertifikasi Halal Gratis, Sehati, bagi UMK, dan melalui penyelenggaraan Festival Syawal yang berhasil mencetak 644 UMK bersertifikat halal,” katanya.

Di situasi krisis pandemi Covid-19, Wapres berharap proses sertifikasi halal tidak terkendala dengan menggunakan sistem Modified On-Site Audit (MOSA) untuk mempercepat sertifikasi tersebut.

Baca Juga: UMKM Cah Enom Diharapkan Mampu Dongkrak Perekonomian Lokal Kulonprogo

“Ini merupakan layanan sertifikasi halal daring, khususnya bagi produk-produk yang bersifat sederhana dan tidak memiliki tingkat kritis halal tinggi,” ujarnya.

Wapres kembali mengingatkan pemberian label halal menjadi sangat penting guna memberi keyakinan kepada masyarakat produk tersebut memiliki mutu terjamin, aman dan sesuai dengan syariat, sekaligus memberi nilai tambah daya saing produk.



Berita Terkait
Indeks Berita
Berita Terpopular
Indeks Berita
Berita Lainnya
Indeks Berita
Promo & Events
Berita Terkini
Indeks Berita

Apa yang ingin anda baca?

:
:
Night Mode
Notifications
Support
Privacy
PasswordUpdated 15 days ago