Wah Ada Candi Putih di Tengah Kota Solo, Kamu Tahu?

Pernahkah kamu mengunjungi bangunan candi putih yang berlokasi di Jalan Ir H Juanda, Pucangsawit, Jebres, Solo, Jawa Tengah ini?
Wah Ada Candi Putih di Tengah Kota Solo, Kamu Tahu?
SOLOPOS.COM - Bangunan candi putih di Vihara Dhamma Sundara di Solo. (Pariwisatasolo.surakarta.go.id)

Solopos.com, SOLO — Tahukah Anda ternyata di Solo terdapat bangunan candi putih hlo?

Candi putih ini berlokasi di Vihara Dhamma Sundara yang berada di Jl.Ir.H.Juanda Nomor 223B, Pucangsawit, Jebres.

Mengutip dari situs resmi Dinas Pariwisata Solo dan Kelurahan Pucangsawit, Vihara Dhamma Sundara ini merupakan tempat peribadatan umat Buddha yang suasananya seperti di Negeri Gajah Putih, Thailand.

Baca Juga:  Survei: 72,4 Persen Responden Mau Divaksinasi Covid-19

Vihara di Solo ini tampak cantik dan menawan dengan adanya bangunan candi putih yang ada di area tersebut.

Kompleks rumah ibadah ini terdiri dari dua buah bangunan. Bangunan utama vihara merupakan gedung bertingkat dengan atap berbentuk limasan. Di lantai atas merupakan Ruang Dhammasala (ruang ibadah), sedangkan di bagian bawah digunakan sebagai kantor dan toko yang menjual buku serta video tentang agama Buddha.

Baca Juga: Isi Surat Perjanjian Nikah Rizky Billar dan Lesti Kejora, Nomor 5 Soal Ranjang!

Dan untuk bangunan kedua merupakan candi berwarna putih yang menyerupai candi-candi khas kerajaan Nusantara kuno.

Ketika kamu berkunjung ke Vihara Dhamma Sundara ini, kamu bakal menaiki tangga menuju bangunan utama.

Baca Juga:  Oh Ini Awal Mula Jumat Tanggal 13 Dianggap Sial dan Penuh Kutukan!

Pengunjung akan disambut dengan patung sepasang singa berwarna hitam. Sebelumnya, terdapat lekukan yang berisi makhluk mitos burung putih berkepala manusia.

Dan Ruang utama Vihara Dhamma Sundara sendiri berisi sebuah Arca Buddha bersila berwarna emas dengan telapak tangan kiri terbuka ke atas. Posisi tangan tersebut dinamakan Bhumisparsa mudra yang berarti memanggil Bumi sebagai saksi. Mudra tersebut melambangkan Dhyani Buddha Aksobhya yang menghadap arah mata angin timur.

Baca Juga:  Profil Mangkunagoro IX, Sang Penguasa Mangkunegaran Solo yang Dikenal Sederhana

Di samping kanan kirinya, terdapat patung murid Buddha dengan tangan bertangkup di depan dada. Tampak pula alas duduk lesehan dengan kitab suci yang diletakkan di meja silang. Meja dan alas tersebut ditata menghadap patung Sang Buddha.

Candi Putih Menyerupai Candi Mataram Kuno

Dan untuk bangunan candi putih ini berada di samping bangunan utama Vihara Dhamma Sundara Solo.

Bangunan candi putih tersebut berdiri di atas pelataran batu berwarna hitam dan memiliki arsitektur menyerupai candi-candi Buddha dari masa Mataram Kuno dengan ukuran menyerupai Candi Sojiwan.

Baca Juga:  Cara Membedakan Nyeri Dada karena Jantung, Lambung dan Gangguan Paru

Di puncak bangunan terdapat sebuah stupa besar yang dikelilingi stupa-stupa kecil. Bagian atas puncak stupa besar dihiasi catra yang terbuat dari logam. Di sisi kiri, kanan, dan belakang, terdapat tiga relief sang Buddha dengan pakaian dan mudra yang berbeda.

Pada pintu masuk candi, bagian atasnya dihiasi ornamen Kala. Terdapat pintu masuk ke dalam candi, namun pintu masuk tersebut terkunci. Bagi para penggemar candi kuno, bangunan ini seolah merupakan bentuk utuh dari candi-candi Buddha kuno dari Nusantara.

Baca Juga: Setelah Kotak, Kini Ada Penganut Bumi Berbentuk Donat, Ini Bentuknya!

Candi dari batu putih ini di”kawal” oleh sepasang gajah berwarna putih, yang mungkin membuat orang mengatakan bahwa tempat ini seperti di Thailand.

Di bagian depan candi terdapat patung Sundara Husea, pendiri Dhamma Vihara Sundara.

Patung ini diresmikan pada tanggal 24 Maret 2013, sebagai peringatan atas 3 tahun wafatnya Sundara Husea. Sundara Husea wafat pada tanggal 23 Maret 2010, dan dikremasi di Taman Memorial Delingan, Karanganyar pada 27 Maret 2010.

Baca Juga: Profil Gusti Nurul, Bidadari Solo yang Tolak Cinta Bung Karno

Sundara Husea sendiri dikenal sebagai tokoh masyarakat Kota Solo, yakni pendiri Sun Motor Grup.

Untuk berkunjung ke vihara, pengunjung tak dimintai tarif sepeser pun.

Baca Juga:  Lagi Cari Ide Buat Lomba 17 Agustus Online? Ini Rekomendasinya

Tetapi pengunjung harus menjaga sopan santun dan mematuhi aturan yang tertera. Hal ini mengingat Vihara Dhamma Sundara merupakan tempat ibadah yang masih digunakan hingga sekarang.


Berita Terkait
    Promo & Events
    Honda Motor Jateng
    Berita Terkini
    Indeks Berita

    Apa yang ingin anda baca?

    :
    :
    Night Mode
    Notifications
    Support
    Privacy
    PasswordUpdated 15 days ago