Waduh! Usai Takziah, Muncul Klaster Covid-19 di Argomulyo Sleman

Puluhan warga Dusun Suruh, Argomulyo, Cangkringan, Sleman dikabarkan terpapar Covid-19 seusai takziah dan tahlil salah satu warganya.
Waduh! Usai Takziah, Muncul Klaster Covid-19 di Argomulyo Sleman
SOLOPOS.COM - Ilustrasi pandemi Corona. (Detik.com)

Solopos.com, SLEMAN – Penularan Covid-19 berbasis komunitas atau klaster kembali terjadi di wilayah Sleman. Puluhan warga Dusun Suruh, Argomulyo, Cangkringan dikabarkan terpapar Covid-19.

Kabar tersebut dibernarkan oleh Kaur Pangripta Kalurahan Argomulyo, Andi Santoso. Ia membenarkan penularan Covid-19 di padukuhan tersebut. Penularan terjadi setelah warga dalam satu kampung mengikuti takziah atas wafatnya salah seorang warga. Kegiatan tersebut terjadi sekitar lima hari lalu.

“Yang meninggal di Argomulyo, Sleman bukan pasien positif Covid-19. Dan kegiatan takziah sebenarnya dilakukan tidak lama. Tidak banyak yang hadir dan itupun warga satu kampung saja, tidak melibatkan kampung lain,” terang Andi saat dikonfirmasi Harian Jogja, Kamis (5/8/2021) malam.

Baca juga: Vaksinasi di Sleman Sasar Ibu Hamil dan Kalangan Disabilitas

Usai prosesi penguburan, malamnya keluarga menggelar tahlilan. Yang mengikuti kegiatan tersebut juga tidak banyak. Andi tidak mengetahui apakah penularan berasal dari salah satu keluarga rumah duka atau warga lain yang berstatus orang tanpa gejala (OTG).
Hingga kini, jumlah warga Dusun Suruh, Argomulyo Sleman yang terpapar Covid-19 sekitar 73 orang.

“Ya tahu-tahu banyak yang positif. Akhirnya warga yang positif untuk sementara menjalani isolasi mandiri di rumah dan akses ke dusun sementara dibatasi,” katanya.

Baca juga: Stok Obat Covid-19 di Bantul Aman Hingga Pertengahan Agustus

Selain membatasi akses keluar masuk dusun, kata Andi, Satgas Covid-19 Sleman juga melakukan penyemprotan disinfektan di sekitar lokasi. Menurut rencana, kata Andi, warga yang menjalani isoman akan dievakuasi ke isolasi terpadu (Isoter). Baik di Isoter Rusun ASN PUPR di Maguwoharjo maupun Asrama Haji.

“Alhamdulillah, meski terpapar Covid-19 belum ada yang bergejala berat. Gejala ringan semua. Agar dapat diawasi dengan baik, rencananya yang isoman ini dievakuasi ke Isoter,” ujarnya.

Cegah Covid-19 Sleman

Selama nanti menjalani isolasi di Isoter, lanjut Andi, maka para pemuda akan dikerahkan untuk menjaga keamanan kampung tersebut. “Ini kami masih terus mencari kontak erat juga untuk mencegah penyebaran Covid-19. Sebab masih ada yang belum diswab juga,” ujar Andi.

Terpisah, Plt Panewu (Camet) Cangkringan, Sleman, Suyanto mengatakan puluhan warga Suruh tersebut diperiksa massal setelah banyak temuan kasus yang positif Covid-19. “Swab massal digelar dua hari lalu dan hasilnya baru keluar kemarin sore. Rata-rata bergejala ringan saja jadi isoman di rumah,” katanya.

 

 


Berita Terkait
    Promo & Events
    Honda Motor Jateng
    Berita Terkini
    Indeks Berita

    Apa yang ingin anda baca?

    :
    :
    Night Mode
    Notifications
    Support
    Privacy
    PasswordUpdated 15 days ago