Waduh! Tembok Bekas Keraton Kartasura Dijebol Warga dengan Alat Berat

Kawasan bekas Keraton Kartasura telah didaftarkan sebagai cagar budaya pada Maret 2022
SHARE

Solopos.com, SUKOHARJO —┬áTembok benteng Keraton Kartasura di Kampung Krapyak Kulon RT 002/RW 010, Kelurahan Kartasura, Kecamatan Kartasura, Sukoharjo, dijebol warga dengan alat berat, Kamis (21/4/2022).

Warga setempat, Tri, 45 mengatakan penjebolan benteng Keraton Kartasura terjadi pada pukul 11.00 WIB siang. Dia mengatakan kecewa dengan adanya penjebolan itu. Menurutnya, setelah mendengar dan melihat kejadian tersebut, warga melaporkan aktivitas itu kepada pihak berwenang seperti lurah, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan dan lainnya.

PromosiCara Meningkatkan Omzet & Performa di Tokopedia, Enggak Sulit Kok!

Baca Juga: Tegang, Pertemuan Bupati dengan Penjebol Benteng Keraton Kartasura

Pemilik tanah di sekitar tembok benteng yang dijebol, Burhanudin, 45, mengaku tak tahu jika lokasi tersebut masuk dalam cagar budaya. Dia menyebut awalnya hanya ingin membersihkan semak-semak di sekitar pagar. Kemudian, penjebolan tembok dilakukan untuk membuat akses masuk.

Tak hanya melakukan penjebolan, dia mengaku meratakan tanah yang berada di tengahnya mengingat tanah di kawasan itu tidak landai.

Juru Pelihara Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Sukoharjo, Fredo Candra Kusuma, mengatakan mendapat informasi penjebolan tembok benteng Keraton Kartasura dari warga setempat pada Kamis setelah pukul 15.00 WIB. Dia menjelaskan kawasan bekas Keraton Kartasura telah didaftarkan sebagai cagar budaya pada Maret 2022.

Ekspedisi Energi 2022

Baca Juga: Amangkurat II, Sosok Pendiri Keraton Kartasura sebagai Penerus Mataram

Ketua Eksekutif Lembaga Dewan Adat (LDA) Keraton Solo, KPH Eddy Wirabhumi, mengatakan kasus tembok Benteng Kartasura yang dijebol itu sudah dibawa ke ranah hukum. Beberapa pihak telah dimintai keterangan sebagai tindak lanjut masalah tersebut.

Dia berharap kasus ini ditangani serius sebagai upaya menjaga kelestarian cagar budaya. Apalagi selama ini dia bersama anggota LDA Keraton Solo mengaku sering mengalami hambatan dalam upaya melestarikan BCB.



Berita Terkait
Indeks Berita
Berita Terpopular
Indeks Berita
Berita Lainnya
Indeks Berita
Promo & Events
Berita Terkini
Indeks Berita

Apa yang ingin anda baca?

:
:
Night Mode
Notifications
Support
Privacy
PasswordUpdated 15 days ago