Waduh! Bakso Ayam Tiren Bantul Dijual ke Pasar di Jogja, Ini Lokasinya

Bakso yang diduga dibuat dari daging ayam tiren, atau bangkai ayam di Bantul dijual ke sejumlah pasar tradisional di Kota Jogja.
SHARE
Waduh! Bakso Ayam Tiren Bantul Dijual ke Pasar di Jogja, Ini Lokasinya
SOLOPOS.COM - ilustrasi bakso. (kerockan.blogspot.com)

Solopos.com, BANTUL — Aparat kepolisian Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), baru saja mengungkap tempat pembuatan bakso berbahan daging ayam tiren (mati kemarin), atau bangkai ayam di wilayahnya. Bakso dari daging ayam tiren itu dijual ke sejumlah pasar tradisional yang ada di wilayah Kota Jogja.

Rumah produksi bakso ayam tiren yang digerebek polisi adalah milik MH, 53, dan istrinya, AH, 51, yang berada di Dusun Ponggok 2, Kalurahan Trimulyo, Kapanewon Jetis, Kabupaten Bantul. Rumah produksi itu digerebek pada Jumat (21/1/2022) siang, sekitar pukul 14.30 WIB.

PromosiHari Keluarga Nasional: Kudu Tepat, Ortu Jangan Pelit Gadget ke Anak!

Kepala Dusun Ponggok, Fajar Gunadi, membenarkan adanya penggerebekan rumah salah seorang warganya oleh aparat polisi. Ia bahkan mengikuti secara langsung proses penggerebekan itu. Polisi juga menyita beberapa barang bukti dalam penggerebekan itu, antara lain bakso yang telah jadi, adonan bakso, bumbu, dan beberapa potong daging ayam.

Surat untuk Bunda Selvi Gibran

Baca juga: Bakso Ayam Tiren Dibuat di Bantul, Polisi Gerebek Rumah Produksi

Fajar mengaku tidak tahu jika warganya ada yang memproduksi bakso dari daging ayam tiren. Sepengetahuannya, MH dan istrinya memang sudah lama menjalankan bisnis pembuatan daging bakso. Usaha pembuatan daging bakso yang diduga berbahan baku daging ayam tiren itu sudah berjalan lima tahun lalu, atau sejak 2018.

Bakso ayam tiren buatan warga Bantul itu juga kerap dipasarkan di sejumlah pasar tradisional di Kota Jogja, seperti Pasar Giwangan, Pasar Demangan, dan Pasar Kranggan.

“Selama ini warga tahunya itu produksi bakso seperti biasa [bukan daging ayam tiren]. Sehari bisa produksi sampai 30 kilogram [kg],” ujar Fajar.

Fajar menyayangkan di wilayahnya ada yang memproduksi bakso dari bahan dasar ayam tiren. Namun ia berharap kasus tersebut tidak terbukti. Akan tetapi jika hasil pemeriksaan polisi terbukti tentu sangat disayangkan dan semoga kasus tersebut tidak terulang kembali di wilayahnya.

Baca juga: Mengapa Bakso Jumbo dan Dangdut Koplo Dominasi Youtube?

Sementara itu, lokasi rumah produksi bakso ayam tiren di Dusun Ponggok 3, Trimulyo, Jetis, Bantul, saat ini masih ditempati anak terduga pelaku. Sang anak juga membenarkan jika kedua orang tuanya di bawa polisi. Meski demikian, tidak tampak garis police line di rumah produksi bakso ayam tiren itu.

Para tetangga juga membenarkan jika rumah tersebut baru saja didatangi sejumlah polisi. Meski demikian, mereka tidak tahu menahu alasan aparat kepolisian mendatangi rumah pembuat bakso tersebut.



Berita Terkait
Indeks Berita
Berita Terpopular
Indeks Berita
Berita Lainnya
Indeks Berita
Promo & Events
Berita Terkini
Indeks Berita

Apa yang ingin anda baca?

:
:
Night Mode
Notifications
Support
Privacy
PasswordUpdated 15 days ago