top ear
Pesawat Boeing 767-300ER yang membawa warga Jepang yang evakuasi dari Wuhan tiba di bandara Haneda, Tokyo, Jepang, Rabu (29/1/2020). (Antara/Reuters/Kim Kyung-Hoon)
  • SOLOPOS.COM
    Pesawat Boeing 767-300ER yang membawa warga Jepang yang evakuasi dari Wuhan tiba di bandara Haneda, Tokyo, Jepang, Rabu (29/1/2020). (Antara/Reuters/Kim Kyung-Hoon)

Virus Corona Tewaskan 132 Orang, 3 Pesawat TNI AU Disiapkan untuk Evakuasi WNI dari China

Evakuasi terhadap WNI di China siap dilakukan.
Diterbitkan Rabu, 29/01/2020 - 13:49 WIB
oleh Solopos.com/Newswire
2 menit baca

Solopos.com, JAKARTA -- Tiga pesawat terbang yakni dua unit Boeing 737 dan satu unit C130 Hercules disiapkan untuk membantu mengevakuasi warga negara Indonesia (WNI) terkait penyebaran wabah virus Corona di Wuhan, China.

"Kami sudah siapkan pesawat Boeing 737 dan C130 Hercules. Hal ini berdasarkan hasil rapat dua hari lalu bersama Kemenko Polhukam, Kemenkes dan Kemenlu," kata Kepala Dinas Penerangan TNI AU (Kadispenau) Marsekal Pertama Fajar Adriyanto kepada wartawan, di Jakarta, Rabu (29/1/2020).

Selain menyiagakan tiga unit pesawat, TNI AU juga menyiapkan personel dari batalion kesehatan.

Fajar menambahkan pihaknya masih menanti instruksi dari Kemenlu karena sejauh ini Pemerintah China melarang transportasi dari dan ke luar Wuhan.

"Nunggu dari Kemenlu bisa tembus enggak ke pemerintah sana agar kita bisa berangkat atau tidak, yang jelas TNI AU siap 24 jam," kata Fajar.

Terkait jumlah WNI yang akan dievakuasi, Kadispenau belum bisa memastikannya, namun estimasi sekali penjemputan bisa membawa sekitar 100 hingga 200 WNI.

Tenaga medis dari TNI AU yang akan ditugaskan untuk menjemput WNI di China ini pun telah siap untuk diberangkatkan, namun tidak diperinci berapa banyak petugas akan dikerahkan.

Yang pasti, kata dia, semua anggota yang akan berangkat dibekali dengan berbagai peralatan medis hingga dipantau aktivitas kesehatannya mulai saat ini.

"Semua itu sudah menyiapkan antipenularan untuk kru yang menjemput. Itu mungkin dengan masker dan segala macam, kemudian makanannya juga harus dikontrol dan juga begitu kembali nanti akan dikarantina dulu. Jadi tidak langsung turun langsung bebas, dikarantina dulu. Yang kita siapkan itu, briefingnya demikian," ujar Fajar.

Saat ini terdapat 243 WNI di Provinsi Hubei, China, dan 100 orang di antaranya berada di Kota Wuhan.

Sementara itu, wabah virus corona di China hingga Rabu pagi telah mengakibatkan 132 orang tewas, dan 103 lainnya diizinkan meninggalkan rumah sakit.

Data pemerintah setempat menyebutkan terdapat 5.997 orang di China dinyatakan positif 2019-nCoV, termasuk delapan orang di Hong Kong, tujuh di Makau, dan delapan di Taiwan.

Hemat Waktu, Tenaga Medis Pakai Popok Demi Rawat Pasien Virus Corona

Selain itu, terdapat pula 9.239 orang dinyatakan sebagai terduga terinfeksi 2019-nCoV.

Satu kasus baru ditemukan di Daerah Otonomi Tibet di wilayah barat daya China.

Editor : Profile Rohmah Ermawati
LIKE di sini untuk lebih banyak informasi terbaru di Solopos.com

Properti Solo & Jogja


berita terkait