[x] close
top ear
Kesar, remaja yang mengaku terkena Tik Tok syndrome. (Instagram/@kesarnst)
  • SOLOPOS.COM
    Kesar, remaja yang mengaku terkena Tik Tok syndrome. (Instagram/@kesarnst)

Viral Remaja Ini Ngaku Kena Tik Tok Syndrome, Sering Joget Tak Terkendali

Remaja ini mengaku terkena Tik Tok syndrome.
Diterbitkan Rabu, 24/06/2020 - 19:20 WIB
oleh Solopos.com/Nia Kurniasih
2 menit baca

Solopos.com, SOLO – Seorang remaja bernama Kesar mengaku terkena Tik Tok syndrome. Hal tersebut membuatnya sering berjoget secara spontan.

Pengakuan Kesar soal Tik Tok syndrome tersebut menjadi perbincangan netizen di media sosial. Remaja berusia 18 tahun itu menceritakan keanehan yang dirasakannya lewat video di akun Instagram @kesarnst.

Kesar mengaku awalnya bermain Tik Tok lantaran ingin bersenang-senang. Tetapi lama-kelamaan dia merasakan ada yang aneh pada tubuhnya.

“Pada awalnya saya bermain TikTok itu cuman bersenang-senang doang. Tapi lama kelamaan saya merasa ada yang aneh, saya seperti tidak bisa mengtrol diri saya dan ternyata setelah saya cek saya terkena TikTok syndrome” jelasnya dalam video yang ditilik Solopos.com, Rabu (24/6/2020).

Kisah Keluarga Miskin 5 Tahun Tinggal di Bekas Gudang Es Angker di Jajar Solo 

Kesar mengaku kesulitan mengontrol gerak tubuh khususnya pada saat ia tidur akibat terkena Tik Tok syndrome. Secara spontan, ia sering melakukan gerakan tarian seperti yang banyak diunggah di aplikasi TikTok.

Dalam video berjudul Kisah Remaja yang Terkena Tik Tok Syndrome itu Kesar mengaku harus meminum obat dua kali dalam sehari untuk mengurangi efek gerakan spontan.

“Tapi lama-lama saya sudah mulai terbiasa dan sudah mulai bisa menerima diri saya lagi” tambahnya.

Satire

Tetapi sebenarnya video viral tersebut hanya satire dan komedi semata. Kesar menulis komedi sarkas di bawah judul video tersebut.

Muhammadiyah Anjurkan Salat Iduladha di Rumah

Walaupun hanya rekaan, video Tik Tok Syndrome telah ditonton lebih dari satu juta pasang mata. Berbagai komentar pun mengalir deras menanggapi video tersebut.

“Kenapa sih pada percaya, ini kan komedi sarkas gitu. Mungkin pesannya biar kita ga berlebihan aja main Tik Tok, karena relate banget ga sih sama kehidupan sekarang apa2 tuh dibikin Tik Tok mulu” tulis pengguna akun Instagram @naswaa.a

Komentar menggelitik juga ditulis akun @syiffana, “kalo masuk grup WA keluarga dikira bneran ini.”

Seperti diketahui, demam Tik Tok melanda Indonesia bahkan dunia. Pandemi Covid-19 menjadikan aplikasi Tik Tok semakin naik daun.

Dikutip dari Detik.com, berdasarkan data dari Sensor Tower, Tik Tok telah telah diunduh sebanyak dua miliar kali lewat Google Play Store dan Apple App Store. Data dari Tech Crunch menyebutkan hanya di kuartal pertama 2020 saja Tik Tok diunduh 315 juta kali.

32 Pasien Covid-19 Sembuh, Sragen Masih Zona Kuning

 

Lihat postingan ini di Instagram

 

komedi sarkas (awas konten sensitif) #awreceh#receh #tiktok #tiktokindonesia #hahaha #inspiratif #dokumenter #recehbanget #menggelitik #absurd #konyol #gaksengaja

Sebuah kiriman dibagikan oleh kesarnst (@kesarnst) pada


Editor : Profile Chelin Indra Sushmita
LIKE di sini untuk lebih banyak informasi terbaru di Solopos.com

berita terkait

berita terpopuler

Iklan Baris

Properti Solo & Jogja

berita terkini