top ear
Ilustrasi tes virus corona atau Covid-19 (Freepik)
  • SOLOPOS.COM
    Ilustrasi tes virus corona atau Covid-19 (Freepik)

Viral Cerita Pasien Positif Corona: Rumah Sakit Penuh Pasien Suspect

Media sosial dihebohkan dengan cerita viral di Twitter pasien positif corona yang mengaku diusir ke rumah sakit rujukan corona.
Diterbitkan Senin, 23/03/2020 - 10:37 WIB
oleh Solopos.com/Nugroho Meidinata
2 menit baca

Solopos.com, SOLO -- Jagat media sosial dihebohkan dengan salah satu cerita viral seorang yang mengaku sebagai pasien positif virus corona (Covid-19) dan mengaku "diusir" ke rumah sakit (RS) rujukan.

Cerita pasien positif corona yang diunggah oleh pengguna akun media sosial Twitter @bil_gem, Minggu (22/3/2020) ini telah diunggah ulang lebih dari 25.000 kali.

Jalan di Sragen Ini Akan Dibangun Dengan Dana Rp160 Miliar

Awalnya, dia bercerita kalau dirinya merupakan pasien dalam pengawasan (PDP) yang menjalani masa isolasi di sebuah rumah sakit. Baru di hari keenam diisolasi, ia mengetahui hasil laboratoriumnya menunjukkan bahwa dia positif corona.

Mendengar hal tersebut, pihak keluarga penulis meminta dia unntuk menyembunyikannya rapat-rapat. Tetapi, dia tak tahan untuk menceritakannya ke publik. Bermula dari gejala batuk dan sesak napas ia mendatangi ke RS swasta dekat rumahnya.

Belajar dari 4 Kesalahan Italia saat Mengatasi Persebaran Corona

"Sabtu, 14 Maret lalu pergi ke RS Swasta deket rumah karena keluhan batuk sama sesak. Mampir ke IGD sempat diacuhkan lalu setelah ngobrol sama dokternya tanpa diperiksa apa apa saya "diusir" ke RS yang dirujuk. Kemudian ortu jemput saya dan kami pergi ke RS swasta lain," ungkapnya.

Ruang Isolasi Diisi Enam Orang

Setelah dibawa ke RS rujukan, dia dimasukkan ke ruang isolasi. Dari video yang ia unggah ada enam pasien isolasi di RS rujukan tersebut.

"Setelah itu saya dirawat di ruang isolasi di RS rujukan. Setelah itu mulai dikasih infusan dan lain-lain. Cek darah dari lengan, selangkangan sama rontgen lagi. Waktu itu seruangan masih sendiri sebelum sekarang jadi 6 orang. Rumah sakit penuh sama yang suspect," imbuhnya.

Selam di ruang isolasi, dia mengaku harus minum berbagai macam obat dan disuntik. Dalam ceritanya tersebut, ia mengatakan susah mandi karena satu kamar mandi untuk enam pasien isolasi.

Pascaheboh ODP Corona Jalan-Jalan, Singosaren Plasa Solo Disemprot Disinfektan

"Hari demi hari berlalu, entah udah berapa jenis obat yang diminum. Berapa kali disuntik. Rasanya ga enak banget. Setiap hari cuma bisa bangun, duduk, tidur. Mandi susah karena satu kamar mandi buat ber-enam. Terpaksa diseka aja. Ketombe udah dimana-mana," urainya.

Viralnya cerita pasien positif corona tersebut, dia mengucapkan terima kasih atas semangat yang diberikan kepada dirinya. Saat ini, badannya dalam kondisi baik dan tidak ada gejala yang muncul.

APD Menipis, RS Kariadi Semarang Himpun Donasi

"Utk kondisi saya saat ini sdh baik2 saja. Gejala pun udh ga ada tinggal nunggu hasil tes. Makasih banyak yg udah support, dm pun belum bisa dibalas banyak bgt. Semoga bisa melalui masa isolasi ini dgn sabar," tandasnya.

Editor : Profile Ginanjar Saputra
LIKE di sini untuk lebih banyak informasi terbaru di Solopos.com

Properti Solo & Jogja


berita terkait