Vinales Juarai Pembuka MotoGP di Qatar, Rossi Bermasalah dengan Ban Belakang
Solopos.com|sport

Vinales Juarai Pembuka MotoGP di Qatar, Rossi Bermasalah dengan Ban Belakang

Pembalap tim Monster Energy Yamaha Maverick Vinales memenangkan seri pembuka MotoGP 2021 di Sirkuit Internasional Losail, Qatar, Minggu (28/3/2021).

Solopos.com, JAKARTA-- Pembalap tim Monster Energy Yamaha Maverick Vinales memenangkan seri pembuka MotoGP 2021 di Sirkuit Internasional Losail, Qatar, Minggu (28/3/2021), setelah mempecundangi para rider Ducati yang memiliki kecepatan lebih superior.

Vinales yang mengawali balapan sepanjang 22 putaran itu dari P3 menjadi yang pertama melintasi garis finis dengan 1,092 detik di depan Johann Zarco dari tim Pramac Racing.

Seperti dikutip Antaranews dari laman resmi MotoGP, Francesco Bagnaia yang naik status menjadi pebalap pabrikan Ducati harus puas finis P3 meski mengawali balapan dari pole position setelah memecahkan rekor lap di Losail.

Baca Juga: Soal Kabar Cristian Gonzales Merapat Ke Persis Solo, Ini Respons Coach Eko Purdjianto

Ducati telah memenangkan dua Grand Prix Qatar sebelumnya berkat penampilan Andrea Dovizioso, akan tetapi Vinales mengulangi kejayaannya pada 2017 di Qatar untuk mengakhiri rentetan dominasi mesin Desmosedici itu meski menjalani start yang lambat.

Bagnaia memimpin serbuan empat Ducati selepas start, ketika rekan satu timnya Jack Miller, dan duet tim Pramac Racing, Johann Zarco dan rookie Jorge Martin merangsek ke depan menyalip trio Yamaha; Vinales, Fabio Quartararo dan Valentino Rossi.

Namun demikian, para rival menyimpan senjata rahasia mereka untuk menyerang belakangan.

Baca juga: Hamilton Rajai GP Bahrain Seusai Berhasil Menahan Gempuran Verstappen

Agresif

Dan benar saja, Quartararo membuat gebrakan menyerang, meski kemudian disalip oleh Vinales mulai tampil agresif dengan 11 lap tersisa, melancarkan serangannya ke para pembalap Ducati terdepan.

Setelah Miller dan Martin melorot posisinya, Zarco menjadi korban Vinales yang dengan mudah melewati pebalap Prancis, yang memecahkan rekor kecepatan tertinggi dalam sejarah MotoGP ketika sesi latihan bebas di Qatar akhir pekan ini.

Tiga lap berselang, Vinales memanfaatkan slipstream di belakang motor Bagnaia yang memipin lomba sejak lap pembuka hingga menyalip sang pebalap Italia untuk mengambil alih pimpinan lomba.

Baca Juga: Belanda Tundukkan Latvia 2-0 Dalam Kualifikasi Piala Dunia 2022

Bagnaia kembali kehilangan posisinya setelah Zarco melakukan serangan untuk mengklaim P2, namun Vinales sudah cukup jauh meninggalkan rombongan.

Para pebalap Ducati yang kehilangan kecepatan mereka pada paruh kedua lomba semakin diperburuk dengan ancaman duet tim juara dunia Suzuki, Joan Mir dan Alex Rins, yang merangsek ke peringkat lima besar dengan empat putaran tersisa.

Mir, juara dunia tahun lalu, memperlihatkan performa klasiknya layaknya tahun lalu dengan membuat gebrakan di lap-lap terakhir, mengklaim P3 dari Bagnaia.

Baca juga: Sidak Stadion Manahan, Kapolri Beri Sinyal Positif Untuk Liga 1

Rossi Gagal Manfaatkan Posisi Start

Sedangkan juara dunia sembilan kali Valentino Rossi gagal memanfaatkan posisi start yang cukup baik dari baris kedua.

Valentino Rossi cuma finis di posisi 12 pada MotoGP Qatar. Rossi menyebut ada masalah dengan bannya. Performa ban belakang menjadi masalah bagi Rossi. Itulah yang membuatnya sempat melorot dan sulit bersaing.

"Saya sangat kesulitan karena setelah beberapa lap, saya mengalami masalah dengan ban," jelas Rossi seperti dilansir detikcom dari Crash.

Baca Juga: Wahyu Tri Nugroho Dirumorkan Ke Persis Solo, Bagaimana Sikap Bhayangkara Solo FC?

"Entah mengapa kami terlalu membebani ban belakang dan sepertinya ban belakang mulai kehilangan performa dan grip, jadi setelah beberapa lap saya tidak cukup cepat," tambahnya.

Valentino Rossi rupanya sudah merasakan masalah ban belakangnya kala latihan. Rider asal Italia itu pun berharap timnya mampu memecahkan masalah tersebut secepatnya.

"Saya sudah merasakannya dari hari Jumat. Kami tentu akan memperbaikinya supaya lebih kuat lagi. Saya sudah kehilangan banyak posisi," ujarnya.

Tekanan ban belakang adalah masalah yang sering dihadapi Rossi selama musim kemarin. Dia sering mengeluhkannya.



Berita Terkait
Indeks Berita
Promo & Events
Terpopuler

Espos Premium
Berita Terkini
Indeks

Apa yang ingin anda baca?

:
:
Night Mode
Notifications
Support
Privacy
PasswordUpdated 15 days ago