Tutup
Scroll untuk melanjutkan membaca

Vaksinasi Boster Ke-2, Dinkes Jateng Siapkan 200.000 Indovac & 90.000 Pfizer

Dinas Kesehatan Jawa Tengah (Jateng) telah membuka layanan bagi masyarakat umum yang ingin vaksinasi booster tahap kedua.
SHARE
Vaksinasi Boster Ke-2, Dinkes Jateng Siapkan 200.000 Indovac & 90.000 Pfizer
SOLOPOS.COM - Ilustrasi vaksin booster. (Freepik)

Solopos.com, SEMARANG – Dinas Kesehatan Jawa Tengah (Jateng) menyiapkan 200.000 dosis vaksin Indovac dan 90.000 dosis vaksin jenis Pfizer untuk memenuhi kebutuhan masyarakat yang ingin menjalankan vaksinasi tahap keempat atau booster kedua.

Kepala Bidang (Kabid) Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinkes Jateng, Rahmah Nur Hayati, melalui Sub Surveilans Imunisasi, Atin Suhesti, mengatakan vaksinasi booster kedua atau tahap keempat sudah dibuka mulai Selasa (24/1/2023).

PromosiPromo Menarik, Nginep di Loa Living Solo Baru Bisa Nonton Netflix Sepuasmu!

“Untuk nakes [tenaga kesehatan] sudah dimulai lebih awal [booster kedua]. Kalau masyarakat umum baru hari ini dan hanya diperuntukan bagi usia 18 tahun ke atas,” jelas Atin kepada Solopos.com, Selasa.

Kuis Solopos - Seru-seruan Asah Otak

Sedangkan untuk stok vaksin, terang Atin, Dinkes Jateng mememiliki stok sekitar 200.000 dosis vaksin jenis Indovac dan 90.000 dosis vaksin Pfizer. Vaksin sebanyak itu diklaim mampu memenuhi kebutuhan tiap kabupaten/kota di Jateng. Kendati demikian, pada jenis booster kedua atau keempat ini pihaknya akan menyesuaikan dengan jenis vaksin yang diterima masyarakat pada booster pertama atau dosis ketiga.

“Jenis vaksin yang ada Indovac atau Pfizer. Kalau Indovac khusus untuk yang vaksin primernya Sinovac atau Indovac. Kalau selain Sinovac atau Indovac, misalnya Pfizer, Astrazeneca, itu bisa memakai Pfizer. Kalau vaksin Jhonson&Jhonson (J&J) itu pakai vaksin J&J juga,” terangnya.

Dinkes Jateng pun telah mengintruksikan jajaran dinas di tiap kabupaten/kota untuk kembali menggencarkan vaksin booster kedua bagi masyarakat umum. Termasuk menggerakan kembali sentra vaksin di area car free day atau CFD.

“Kami harap, masyarakat berkenan untuk vaksinasi booster kedua. Karena kita tidak bisa prediksi kondisi yang sekarang ini belum dinyatakan bebas pandemi, baru pencabutan PPKM [pembatasan pemberlakuan kegiatan masyarakat]. Kemudian prokes dan lainnya tetap, dengan itu tetap kita laksanakan booster,” pungkasnya.

Sekadar informasi, capaian vaksinasi dosis ketiga atau booster tahap pertama di Jateng masih jauh dari harapan. Hingga 23 Januari 2023, capaian vaksinasi booster tahap pertama baru mencapai 33,96 persen. Sedangkan untuk vaksin booster tahap kedua bagi tenaga kesehatan saat ini telah mencapai 71,67 persen.



Info Digital Tekno
Indeks
Berita Terkait
Indeks Berita
Berita Terpopular
Indeks Berita
Info Perbankan
Indeks
Interaktif Solopos
Berita Lainnya
Indeks Berita
      Promo & Events
      Kuis Solopos - Seru-seruan Asah Otak
      Emagz Solopos
      Berita Terkini
      Indeks Berita
      Interaktif Solopos
      Kuis Solopos - Seru-seruan Asah Otak
      Solopos Stories
      Part of Solopos.com
      ISSN BRIN
      Punya akun? Silahkan login
      Daftar sekarang...
      Support - FaQ
      Privacy Policy
      Tentang Kami
      Kontak Kami
      Night Mode