Tutup
Scroll untuk melanjutkan membaca

UT Surakarta Ajak Guru Ikut Jadi Guru Penggerak, Ini Manfaatnya

UT Surakarta mengajak para guru menjadi guru penggerak karena dapat meningkatkan kompetensi sebagai pemimpin pembelajaran yang berpusat pada murid.
SHARE
UT Surakarta Ajak Guru Ikut Jadi Guru Penggerak, Ini Manfaatnya
SOLOPOS.COM - Seminar guru penggerak yang digelar UT Surakarta. (Istimewa)

Solopos.com, SOLO — Universitas Terbuka atau UT Surakarta berkolaborasi dengan Ikatan Keluarga Alumni (IKA) UT menggelar seminar Guru Penggerak di Aula Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Karanganyar, Sabtu (2/7/2022).

Kegiatan ini menjadi bagian dari rangkaian acara Dies Natalis ke-38 UT Surakarta. Acara ini dipandu oleh moderator sekaligus dosen Ilmu Komunikasi Universitas Terbuka Danar Kristiana Dewi, S.I.Kom., M.I.Kom.

PromosiRekomendasi Merek Jeans Terbaik Pria & Wanita, Murah Banget!

Seminar dibuka oleh Direktur UT Surakarta, Dra. Yulia Budiwati, M.Si. Dalam sambutannya, Yulia mengatakan kegiatan ini sebagai salah satu upaya Universitas Terbuka untuk menyukseskan Kurikulum Merdeka dari Menikbudristek, Nadiem Makariem.

Yulia juga berharap dengan diselenggarakannya seminar ini para guru di Soloraya ikut mengikuti jejak para guru yang sudah terjun dalam guru penggerak.

“Mudah-mudahan dengan ini, para peserta bisa mengikuti jejak menjadi guru penggerak,” ungkap Yulia Budiwati.

Joko Purwanto, S. Si., M. Si dalam paparannya menjelaskan manfaat yang diperoleh mengikuti Program Guru Penggerak (PGP) yakni dapat meningkatkan kompetensi sebagai pemimpin pembelajaran yang berpusat pada murid.

Baca Juga: Dies Natalis, UT Surakarta Tebar 19.000 Bibit Ikan di Waduk Cengklik

Dia juga menambahkan selama pelaksanaan program guru penggerak akan dibimbing oleh instruktur, fasilitator, dan pengajar praktik profesional.

Deandra Nobela Yahya salah satu penanggung jawab kegiatan menjelaskan seminar dihadiri Kasi SMP Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Karanganyar Joko Purwanto dan Kepala SDN 2 Sambiduwur Tanon Sragen, Nur Cholis

Selain itu, seminar juga diikuti oleh 200 peserta yang terdiri dari para guru SD dan PAUD se-Soloraya.



Berita Terkait
Indeks Berita
Berita Terpopular
Indeks Berita
Berita Lainnya
Indeks Berita
      Promo & Events
      Berita Terkini
      Indeks Berita
      Part of Solopos.com
      Punya akun? Silahkan login
      Daftar sekarang...
      Support - FaQ
      Privacy Policy
      Tentang Kami
      Kontak Kami
      Night Mode