Usaha Jilbab Modal Rp450.000, Mahasiswi Jepara Ini Sukses Rekrut 7 Pegawai Korban PHK
Solopos.com|jateng

Usaha Jilbab Modal Rp450.000, Mahasiswi Jepara Ini Sukses Rekrut 7 Pegawai Korban PHK

Kisah inspiratif seorang mahasiswi asal Jepara yang berhasil memberi pekerjaan kepada korban PHK lewat bisnisnya yang bermodal Rp450.000.

Solopos.com, JEPARA—  Kisah inspiratif ini kali ini berasal dari mahasiswi Jepara, Jawa Tengah yang berhasil memberi pekerjaan tujuh tetangganya setelah menjadi korban PHK lantaran pandemi Covid-19.

Mahasiswi bernama Rissa Wahyuningtyas itu awalnya membongkar celengan miliknya yang berisi Rp450.000 untuk modal usaha jilbab di rumahnya.

Ide membuka usaha tersebut muncul dari keperihatinanya melihat para tetangga yang menganggur akibat di-PHK dari tempat kerjanya. Rissa mengaku memilih bisnis jilbab setelah menilik refensi di Tiktok dan menurutnya bisnis tersebut cocok dengannya.

Setelah usaha jilbabnya berjalan tiga bulan, dia mulai memproduksi hanger berbahan kayu karena permintaan para konsumen. Rissa memasarkan produknya lewat media sosial Facebook dan Instagram.

Mahasiswi semester IV yang menginspirasi itu memulai usahanya pada Juni 2020 dengan merekrut tujuh orang pegawai.  Dua orang wanita yang memiliki keahlian menjahit dan tiga pria untuk membuat kerajinan kayu.

Kisah Inspiratif Rissa yang mendapat ide bisnis jilbab dari Tiktok.
Kisah Inspiratif pengusaha muda yang berbisnis jilbab. (Vidio/Liputan6)

Baca Juga:  Keren! Pesawat Hercules yang Terbang di Boyolali Dibikin dari Plastik Bekas

Rissa merekrut para tetangganya yang menjadi mantan pegawai pabrik dan furniture untuk menjalakan usahanya tersebut.” Jadi mereka semuanya pernah kerja di pabrik atau furnitur yang dulunya memang dikeluarkan, terus kita tampung nih di sini, kita kerja bareng gitu,” ucap Rissa seperti mengutip dari Liputan6, Selasa (22/6/2021).

Usaha Rissa mendapatkan respons baik dari para konsumen di media sosial. Bahkan akun Instagramnya sudah mempunyai 8.000 folowers lebih dalam kurun waktu satu tahun. Hanger kayu produksi  sudah banyak digunakan di laundry-laundry besar di Kota Semarang.

Pekerja Rissa dapat menerima upah Rp100.000 hingga Rp200.000 per harinya tergantung permintaan konsumen. Dia lebih mengutamakan karyawan sehingga tidak mengambil keuntungan besar.

Baca Juga:  Cerita Sukses Belantik Sapi di Wonogiri Kantongi Rp300 Juta dari Porang

Penghasilan Rissa  dari usaha jilbab dan hanger kayu  bisa mencapai Rp6 juta per bulan dari modal awalnya Rp450.000 hasil membongkar celengan. “Alhamdullilah, dari pertama kali itu kita pakai Rp 450.000 dan sekarang sudah di angka Rp 4 juta-Rp6 juta (penghasilan) perbulannya,” lanjutnya.

Usahanya Rissa tidak menggunakan sistim perusahaan.Dia tidak memposisikan dirinya sebagai bos atau atasan, melainkan bekerja sama untuk memenuhi kehidupan sehari-sehari. “Jadi mereka semuanya pernah kerja di pabrik atau furnitur yang dulunya memang dikeluarkan, terus kita tampung nih di sini, kita kerja bareng gitu,” kata Rissa.

Kiisah Inspiratif mahasiswi yang berhasil bantu korban PHK
Kisah Inspiratif Rissa, pengusaha muda yang berbisnis jilbab. (Vidio/Liputan6)

Baca Juga: Bhabinkamtibmas Pajang Solo Viral Karena Selalu Bantu Angkat Peti Jenazah

Rissa memiliki keinginan membeli tanah untuk gudang hasil produksi dan menambah luas tempat produksi sehingga dapat membantu para tetangga lain yang menjadi korban PHK.



Berita Terkait
Indeks Berita
Promo & Events
Terpopuler
Berita Terkini
Indeks
Berita Video
View All

Apa yang ingin anda baca?

:
:
Night Mode
Notifications
Support
Privacy
PasswordUpdated 15 days ago