top ear
Ilustrasi virus corona atau Covid-19 (Freepik)
  • SOLOPOS.COM
    Ilustrasi virus corona atau Covid-19 (Freepik)

Update Covid-19 Sukoharjo: Tambah 4, Pasien Terkonfirmasi Positif Melonjak Jadi 6 Orang

Jumlah pasien terkonfirmasi positif Covid-19 di Sukoharjo bertambah empat orang sehingga totalnya menjadi enam orang per Kamis (9/4/2020).
Diterbitkan Kamis, 9/04/2020 - 20:40 WIB
oleh Solopos.com/R Bony Eko Wicaksono
2 menit baca

Solopos.com, SUKOHARJO -- Jumlah pasien terkonfirmasi positif Covid-19 di Sukoharjo bertambah empat orang sehingga totalnya menjadi enam orang per Kamis (9/4/2020).

Tambahan empat pasien positif Covid-19 masing masing berasal dari wilayah Baki dan Kartasura. Kini, dua wilayah itu masuk zona merah persebaran Covid-19.

Berdasarkan data yang diunggah di laman http://corona.sukoharjokab.go.id, jumlah pasien positif Covid-19 bertambah menjadi enam orang.

Semua Wilayah di Kecamatan Jebres & Laweyan Ada ODP Corona, Kelurahan Jebres Solo Masih Tertinggi

Empat pasien positif terdiri dari dua pasien asal Baki dan dua pasien asal Kartasura. Sebelumnya, hanya ada dua pasien terkonfirmasi positif yang berasal dari Kecamatan Grogol.

Salah satu pasien positif Covid-19 asal Grogol, Sukoharjo, meninggal dunia. Sementara lima pasien positif lainnya menjalani isolasi di RSUD dr Moewardi, Solo.

Kini, zona merah persebaran virus corona tak hanya di wilayah Grogol tapi juga Baki dan Kartasura.

Ada Gejala Pneumonia, Jasad Warga Teloyo Klaten Ditangani Sesuai Protokol Pemakaman Covid-19

Di sisi lain, jumlah pasien dalam pengawasan atau PDP sebanyak 30 orang dan orang dalam pemantauan atau ODP sebanyak 414 orang.

"Ini berdasarkan hasil tes swab sehingga keakuratannya lebih tinggi. Dua pasien positif berasal dari Kartasura dan dua pasien positif lainnya berasal dari Baki," kata Juru Bicara Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Sukoharjo, Gani Suharto, Kamis (9/4/2020).

Masyarakat Diminta Terapkan Protokol Kesehatan

Gani meminta masyarakat tak panik menyikapi lonjakan jumlah pasien positif corona di Sukoharjo. Masyarakat diminta menerapkan protokoler kesehatan yang ditetapkan pemerintah untuk memperlambat laju persebaran virus corona.

Sempat Ditolak Pulang, Pelaku Perjalanan Dari Amerika Nginap di Balai Desa Karangjati Sragen

Masyarakat diimbau agar beraktivitas di dalam rumah. Apabila terpaksa beraktivitas di luar rumah harus menerapkan physical distancing atau jaga jarak agar tidak tertular virus corona.

"Jangan panik, tetap di rumah dan menerapkan protokoler kesehatan," papar dia.

Ibadah Pelepasan Jenazah Glenn Fredly Disiarkan Langsung Via IG

Seperti diketahui, Sukoharjo ditetapkan berstatus kejadian luar biasa atau KLB corona setelah ada dua pasien terkonfirmasi positif Covid-19 dari wilayah tersebut 23 Maret 2020 lalu.

Satu dari dua pasien positif corona tersebut yang berasal dari Grogol meninggal dunia.

Editor : Profile Suharsih
LIKE di sini untuk lebih banyak informasi terbaru di Solopos.com

Properti Solo & Jogja


berita terkait