[ X ] CLOSE

Universitas Muhammadiyah Jawa Tengah di Karanganyar akan Miliki 6 Prodi

Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Karanganyar mengusulkan 6 program studi (Prodi) yang akan diajarkan di Universitas Muhammadiyah Jawa Tengah.
Universitas Muhammadiyah Jawa Tengah di Karanganyar akan Miliki 6 Prodi
SOLOPOS.COM - Ilustrasi Peeguruan Muhammadiyah. (suaramuhammadiyah.id)

Solopos.com, KARANGANYAR — Univeritas Muhammadiyah Jawa Tengah (UMJT) di Karanganyar akan memiliki 6 program studi (prodi). Sementara itu, saat ini tengah dilakukan persiapan administrasi atau instrumen pendirian kampus tersebut.

Sekretaris Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Karanganyar, Sarilan, mengatakan 6 prodi tersebut adalah Farmasi, Teknik Komputer, Informatika, Ilmu Komunikasi, Akuntansi, dan Bisnis Digital.

“Kami mengajukan 6 prodi, tapi kami belum tahu berapa yang nantinya disetujui Kemendikbud Ristek [Kementerian Pendidikan Kebudayaan Riset dan Teknologi],” ujarnya, Kamis (28/10/2021).

Baca Juga: Di Karanganyar akan Dibangun Universitas Muhammadiyah Jawa Tengah

Keterangan Sarilan ini merevisi pernyataan Bupati Karanganyar, Juliyatmono, yang menyebut kampus ini akan diarahkan kepada pengembangan pendidikan tentang tanaman obat-obatan tradisional. “Kurikulumya diarahkan ke pendidikan tentang tanaman obat-obatan tradisional,” kata Bupati, Rabu (27/10/2021).

Kampus UMJT rencananya berlokasi di wilayah Desa Papahan, Kecamatan Tasikmadu.

Sarilan menambahkan saat ini proses pendirian UMJT adalah dalam tahap pengajuan izin dengan mempersiapkan administrasi atau instrumennya. “Proses pengajuan izin atau proses pendirian sedang dipersiapkan administrasi atau instrumennya,” imbuhnya.

Baca Juga: Menko PMK Sebut Karanganyar Cocok untuk Pengembangan Pendidikan

Instrumen yang disiapkan itu antara antara lain kurikulum, rencana pembelajaran semester tiap mata kuliah, studi kelayakan, dan business plan. Selain itu sistem penjaminan mutu internal, susunan organisasi tata kerja (SOTK), instrumen dosen, tenaga kependidikan, sertifikat tanah, denah gedung, ruangan, sarpras, penyediaan buku di perpustakaan minimal 200 eksemplar di masing-masing prodi.

“Semua ini sudah siap, tapi masih menunggu persetujuan Majelis Dikti Litbang PP Muhammadiyah selaku penyelenggara,” imbuhnya.



Berita Terkait
    Promo & Events
    Berita Terkini
    Indeks Berita

    Apa yang ingin anda baca?

    :
    :
    Night Mode
    Notifications
    Support
    Privacy
    PasswordUpdated 15 days ago