top ear
Dua pasangan calon beradegan bermain biola dengan bukan pasangannya saat pengundian nomor urut di halaman samping Kantor KPU Wonogiri, Kamis (24/9/2020). (Solopos/Rudi Hartono)
  • SOLOPOS.COM
    Dua pasangan calon beradegan bermain biola dengan bukan pasangannya saat pengundian nomor urut di halaman samping Kantor KPU Wonogiri, Kamis (24/9/2020). (Solopos/Rudi Hartono)

Unik! Cabup-Cawabup Wonogiri Bertukar Pasangan Saat Pengundian Nomor Urut

Hal-hal penuh kejutan dan unik mewarnai pengundian nomor urut pasangan calon di Pilkada Wonogiri 2020, Kamis (24/9/2020).
Diterbitkan Kamis, 24/09/2020 - 18:15 WIB
oleh Solopos.com/Rudi Hartono
2 menit baca

Solopos.com, WONOGIRI -- Hal-hal penuh kejutan dan unik mewarnai pengundian nomor urut pasangan calon di Pilkada Wonogiri 2020, Kamis (24/9/2020). Di salah satu sesi pengundian, ada momen di mana dua pasangan calon justru bertukar pasangan.

Dalam pengundian nomor urut hari ini, pasangan calon Hartanto-Joko Purnomo atau Harjo mendapatkan nomor urut satu. Sedangkan calon petahan Joko Sutopo alias Jekek-Setyo Sukarno atau Josss mendapat nomor urut dua.

Pada awalnya, pengundian nomor urut peserta Pilkada Wonogiri 2020 di Kantor Komisi Pemilihan Umum (KPU) Wonogiri ini berlangsung biasa saja.

Jadi Calon Tunggal di Pilkada Sragen, Foto Yuni-Suroto Ada di Kanan Kotak Kosong

Dua pasangan calon bupati dan calon wakil bupati (cabup-cawabup) datang lalu mencuci tangan. Selanjutnya, baik pasangan Harjo maupun Josss memasuki bilik antiseptik untuk sterilisasi badan.

Harjo datang naik mobil, sementara Josss berboncengan sepeda motor. Saat tiba di depan panggung pengundian nomor urut Pilkada Wonogiri, kedua paangan calon saling menyapa. Mereka juga menyampaikan salam keakraban dengan membenturkan kepalan tangan.

Pengundian dimulai dengan pengambilan nomor untuk menetukan urutan pengambilan nomor urut pilkada. Dua cawabup, Joko Purnomo dan Setyo Sukarno, mengambil undian.

Warga Karanganyar Boleh Gelar Hajatan, Langgar Aturan Tetap Dibubarkan

Memecah Kendi

Joko mendapat nomor 2 dan Setyo nomor 5. Dengan demikian, pasangan Harjo lah yang berhak lebih dulu mengambil nomor urut pilkada dengan memilih satu dari dua kendi yang disiapkan.

Setelah itu Setyo mengambil kendi yang tersisa yang menunjukkan nomor urut di Pilkada Wonogiri. Selanjutnya cabup Hartanto dan Joko Sutopo diminta ke panggung mendampingi masing-masing cawabup.

Lalu secara bersama-sama mereka memecahkan kendi. Harjo mendapatkan kertas bertuliskan huruf B, sedangkan Josss huruf A. Huruf-huruf itu ternyata merujuk pada nomor urut. Harjo mendapat nomor urut satu, sedangkan Josss memperoleh nomor urut dua.

Guru SMAN 1 Solo Positif Covid-19, Seluruh Karyawan WFH Sepekan

Setelah mendapat nomor urut peserta Pilkada Wonogiri bukan berarti acara berhenti. Masing-masing paslon diberi gunungan dan biola yang tertempel stiker nomor sesuai nomor urut yang diperoleh.

Cabup memegang biola, sedangkan cawabup memegang gunungan. Kemudian kedua paslon diminta memeragakan adegan bermain biola.

Uniknya, mereka harus bermain biola bertukar pasangan. Joko Sutopo bermain biola bersama Joko Purnomo, sedangkan Hartanto bermain biola dengan Setyo.

Pilkada Sukoharjo: EA Nomor Urut 1, Joswi Nomor Urut 2

Lagu Bagimu Negeri

Lalu muncul seorang perempuan remaja memainkan biola membawakan lagu Bagimu Negeri. “Ini lah orkestra demokrasi. Politik adalah seni, seni memikat hati masyarakat, seni mencerdaskan pemilih, sekaligus seni beradu gagasan membangun Wonogiri,” ucap pembawa acara.

Ketua KPU Wonogiri, Toto Sih Setyo Adi, mengatakan konsep dan penentuan urutan tata cara pengundian nomor urut merupakan ide tim. Urutan pengundian dibuat sedemikian rupa agar memberikan prinsip keadilan, menarik, dan bermakna.

Adegan bermain biola dengan bukan pasangan bermakna kedua paslon dapat bekerja sama, rukun, dan menciptakan harmonisasi indah seperti sebuah lagu.


Editor : Profile Tika Sekar Arum
LIKE di sini untuk lebih banyak informasi terbaru di Solopos.com


berita terkait

berita terpopuler

Iklan Baris

Properti Solo & Jogja

berita terkini