top ear
Ilustrasi pengambilan spesimen virus corona. (Reuters/Edgar Su)
  • SOLOPOS.COM
    Ilustrasi pengambilan spesimen virus corona. (Reuters/Edgar Su)

Uji Swab di Wonogiri Terus Digencarkan, Ini Sasarannya

Pemkab Wonogiri menggencarkan uji swab.
Diterbitkan Jumat, 16/10/2020 - 18:15 WIB
oleh Solopos.com/Aris Munandar
2 menit baca

Solopos.com, WONOGIRI -- Pelaksanaan tes atau uji swab di Wonogiri akan terus digencarkan. Hal itu merupakan upaya Pemerintah Kabupaten Wonogiri dalam melakukan deteksi dini terhadap Covid-19.

Plt Bupati Wonogiri, Edy Santosa, mengaku pihaknya telah menentukan sasaran dari uji swab yang direncanakan tersebut. Selain orang yang melakukan kontak erat dengan pasien positif Covid-19, golongan yang mempunyai resiko terpapar tinggi menjadi sasaran utama tes swab.

Golongan beresiko tinggi yakni para ibu hamil dan orang lanjut usia (Lansia). "Ibu hamil yang sudah memasuki tri semester ketiga atau menjelang kelahiran akan terus kami pantau. Mereka wajib melakukan tes swab. Sementara itu, lansia yang mempunyai penyakit penyerta atau komorbid akan jadi sasaran juga," kata dia kepada wartawan di ruang kerjanya, Jumat (16/10/2020).

Draf Raperda Denda Pelanggar Protokol Kesehatan Dikebut Pemkab Sukoharjo

Selain itu, pelaku perjalanan juga akan menjadi target utama. Karena saat ini kasus Covid-19 di Wonogiri didominasi oleh klaster perjalanan. "Kemarin ada permintaan tes swab dari perusahaan otobus dan agen bus. Nanti segera kami tindak lanjuti. Kami harap masyarakat juga pro-aktif," ungkap dia.

Edy berharap masyarakat tidak takut dengan adanya tes swab tersebut. "Dengan adanya deteksi dini itu, justru terpapar tidaknya seseorang bisa diketahui lebih cepat. Semakin cepat terdeteksi, semakin cepat dalam memutus rantai persebaran," ujar dia.

Pada pekan ini, menurut dia, sudah 800 orang yang sudah melakukan tes swab. "Kemarin kami mengirimkan 222 spesimen, hasilnya dua positif, sisanya negatif. Upaya untuk melakukan deteksi dini akan terus dilakukan," kata dia.

Pasien Sembuh

Pada Jumat, menurut Edy, sebanyak lima pasien positif Covid-19 di Wonogiri telah sembuh. Dua pasien berasal dari Kecamatan Wonogri, dua pasien berasal dari Kecamatan Jatiroto dan satu pasien berasal dari Kecamatan Girimarto.

"Hari ini kelimanya dipulangkan dari RSUD. Dijemput masing-masing Puskesmas. Ini penambahan baru, data belum muncul di website," ujar dia.

Potensi Persebaran Virus Covid-19 ada di Restoran, Hindari dengan Cara Ini

Edy berpesan, para pasien yang sudah sembuh harus tetap menerapkan protokol kesehatan. "Harus memakai masker, rajin mencuci tangan dan juga jaga jarak. Asupan gizi dan nutrisinya harus dijaga," kata Edy.

Hingga Kamis (15/10/2020) pukul 21.00 WIB, jumlah pasien terkonfirmasi positif Covid-19 di Wonogiri sebanyak 295 orang. Rinciannya 13 orang di rumah sakit, lima orang karantina mandiri, 18 orang meninggal dunia dan 259 orang telah sembuh.


Editor : Profile Ahmad Baihaqi
LIKE di sini untuk lebih banyak informasi terbaru di Solopos.com

berita terkait

berita terpopuler

Iklan Baris

Properti Solo & Jogja

berita terkini