Tutup
Scroll untuk melanjutkan membaca

UI bantah beli 29 naskah milik Radya Pustaka

UI bantah beli 29 naskah milik Radya Pustaka
SOLOPOS.COM - Solopos Digital Media - Panduan Informasi dan Inspirasi

Solo (Espos)–Pengelola Perpustakaan Fakultas Ilmu Pengetahuan Budaya (FIPB) Universitas Indonesia (UI) membatah tudingan Komite Museum Radya Pustaka tentang indikasi pembelian sebanyak 29 naskah kuno dari Museum Radya Pustaka oleh KRT Hardjonagoro pada tahun 1977 silam.

Pengelola perpustakaan yang juga staf pengajar Studi Jawa FIPB UI, Amyrna Liandra saat dihubungi Espos, Senin (25/5), mengungkapkan, di dalam daftar katalogus naskah dan buku kuno di FIPB UI tidak pernah ada 29 naskah kuno dari Museum Radya Pustaka Solo melalui KRT Hardjonagoro.

PromosiNimo Highland, Wisata Hits di Bandung yang Mirip Santorini Yunani

Naskah-naskah kuno koleksi FIPB UI, menurut dia, berasal dari koleksi warga negara Belanda Piguod. Dia menerangkan, mungkin ada sejumlah naskah atau buku yang judulnya sama, karena hasil salinan dari pengarang atau penulis lain.

“Namun bukan berarti naskah atau buku kuno yang memiliki kesamaan judul itu berasal dari Museum Radya Pustaka. Kami tidak pernah melakukan transaksi pembelian dengan KRT Hardjonagoro. Koleksi-koleksi yang kami miliki berasal dari hibah para tokoh atau penitipan dari sejumlah tokoh, seperti dari R Ranaya dan Caltex Pasific. Kami baru melakukan pembelian naskah atau buku itu sekitar tahun 2000-an,” tegasnya.



Berita Terkait
Indeks Berita
Berita Terpopular
Indeks Berita
Berita Lainnya
Indeks Berita
Promo & Events
Berita Terkini
Indeks Berita
Part of Solopos.com
Punya akun? Silahkan login
Daftar sekarang...
Support - FaQ
Privacy Policy
Tentang Kami
Kontak Kami
Night Mode