Turn Back Hoax: Vegetarian Kebal Covid-19?
Solopos.com|lifestyle

Turn Back Hoax: Vegetarian Kebal Covid-19?

Sebuah unggahan beredar di media sosial menyebutkan vegetarian tidak akan tertular Covid-19 seperti negara Bhutan.

Solopos.com, SOLO — Sebuah unggahan beredar di media sosial menyebutkan vegetarian tidak akan tertular Covid-19. Klaim vegetarian kebal Covid-19 itu mencontohkan negara Bhutan yang tidak memiliki kasus Covid-19 lantaran penduduknya vegetarian. Benarkah demikian?

Klaim itu diunggah oleh pengguna akun Facebook Van Tran belum lama. Klaim yang diunggah Van Tran sebetulnya pernah diunggah oleh pengguna akun Facebook Vincent Nguyen AL pada 21 Maret 2020.

Negara yang tidak pernah memiliki kasus kanker, tidak ada penduduk yang terinfeksi Covid-19. Raja dan Ratu Bhutan adalah vegetarian selama hidupnya,” bunyi potongan narasi yang diunggah Van Tran diterjemahkan ke dalam bahasa Indonesia.

Baca Juga: Kok Tesla Lebih Pilih India Ketimbang Indonesia?

Penelusuran Solopos.com menemukan Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) pada 22 Maret 2021 dalam laman resminya covid19.who.int memperlihatkan Bhutan memiliki total kasus terkonfirmasi sebesar 868 orang. Dari jumlah itu hanya 1 orang dilaporkan meninggal dunia pada 9 Januari 2021. Saat ini di Bhutan tidak ada kasus aktif Covid-19.

Bhutan disebut-sebut menjadi salah satu negara yang sukses menangani pandemi. Sebelumnya, pemerintah Bhutan mengeluarkan kebijakan penguncian nasional atau lockdown setelah jumlah kasus Covid-19 mencapai 113 orang pada Agustus 2020.

Kebijakan penguncian ini diambil setelah ditemukan perempuan Bhutan berusia 27 tahun yang baru pulang dari Kuwait terkonfirmasi positif Covid-19. Perempuan ini lantas menjalani karantina hingga dinyatakan negatif.

Baca Juga: 4 Zodiak Ini Kata Astrologi Sulit Percayai Orang Lain

“Pengucian yang belum pernah terjadi sebelumnya diberlakukan untuk mengidentifikasi dan mengisolasi semua kasus positif, segera memutus rantai penularan,” kata Pemerintah Bhutan dalam pernyataannya sebagaimana dikutip dari Antaranews.com, 11 Agustus 2020.

WHO juga menyebutkan penularan Covid-19 terjadi melalui droplet yang keluar dari pasien terkonfirmasi positif saat berbicara, bersin, batuk, dan lainnya. Penularan juga bisa terjadi secara tidak langsung dengan menyentuh benda-benda yang terkontaminasi virus SARS-CoV-2.

Tangan ini lalu menyentuh organ seperti mata, hidung, dan mulut tanpa mencuci tangan atau menggunakan hand sanitizer terlebih dahulu.

Baca Juga: PSIS Semarang Dipastikan Bisa Pakai Stadion Jatidiri

Selain itu, WHO juga menyatakan sejumlah makanan yang diklaim bisa mengobati atau mencegah Covid-19 adalah keliru. Makanan-makanan ini di antaranya menambahkan cabai, memakan bawang putih, durian, mangga hingga lemon.

Tak Terbukti Ilmiah

Hingga kini belum ada bukti ilmiah yang menjelaskan makanan-makanan ini bisa mencegah Covid-19. “Namun, pada umumnya WHO merekomendasikan untuk mengonsumsi buah-buahan dan sayur-mayur yang cukup sebagai bagian diet yang sehat,” tulis WHO.

Klaim vegetarian kebal dari Covid-19 pernah muncul pada 2020 bahkan mencatut nama WHO. Hal ini dibantah oleh Representatif WHO di India, Supriya Bezbaruah. Supriya mengatakan WHO tidak pernah mengeluarkan pernyataan tersebut.

Baca Juga: Ini 7 Tips Fengsui Rumah di Tahun Kerbau Logam 2021

Hal senada juga disampaikan Sekretaris Jenderal Indian Medical Association, R. V. Asokan yang menyebutkan vegetarian terhindar dari Covid-19 adalah keliru.

“Sama sekali tidak benar klaim itu. Tidak ada bukti medis bahwa makanan non-vegetarian berhubungan dengan kematian yang disebabkan Covid-19,” kata dia, seperti dikutip dari turnbackhoax.id, 16Mei 2020.

Berdasarkan uraian di atas, klaim bahwa vegetarian terhindar dari Covid-19 adalah keliru. Kekeliruan juga ditemukan pada tidak ada kasus Covid-19 di Bhutan lantaran penduduknya vegetarian. Klaim ini termasuk hoaks dengan kategori konten yang menyesatkan.

KLIK dan LIKE untuk lebih banyak berita Solopos

 




Berita Terkait
Indeks Berita
Promo & Events
Terpopuler

Espos Premium
Berita Terkini
Indeks

Apa yang ingin anda baca?

:
:
Night Mode
Notifications
Support
Privacy
PasswordUpdated 15 days ago