Tuntut PTM Digelar, Mahasiswa UIN Raden Mas Said Surakarta Pasang Bendera Merah

Para mahasiswa Himpunan Mahasiswa Islam UIN Raden Mas Said Surakarta itu memasang 70 bendera di lingkungan kampus di Kartasura.
Tuntut PTM Digelar, Mahasiswa UIN Raden Mas Said Surakarta Pasang Bendera Merah
SOLOPOS.COM - Bendera merah terpasang di kawasan UIN Raden Mas Said Surakarta di Kartasura, Sukoharjo, Rabu (22/9/2021). (Istimewa)

Solopos.com, SOLO — Mahasiswa Universitas Islam Negeri (UIN) Raden Mas Said Surakarta menuntut pembelajaran/perkuliahan tatap muka (PTM) segera digelar.

Tuntutan tersebut disampaikan lewat aksi memasang bendera merah serta poster-poster tuntutan di sekitar kampus yang berlokasi di Kartasura, Kabupaten Sukoharjo, tersebut pada Rabu (22/9/2021).

Para mahasiswa Himpunan Mahasiswa Islam UIN Raden Mas Said Surakarta itu memasang 70 bendera. Sedangkan poster yg dipasang berisi desakan agar pimpinan kampus untuk menindaklanjuti dan melaksanakan surat edaran Direktorat Jendral Pendidikan Islam nomor : B-2721.1/PP.009/08/2021 terkait pelaksanaan PTM dan mendesak pimpinan rektorat untuk segera memberlakukan kuliah tatap muka.

Baca juga: Sejarah UIN Raden Mas Said Solo, Dulu Bagian dari UIN Walisongo Semarang

Koodinator Aksi Hendra Setiawan mengatakan aksi ini dilakukan agar kampus memberikan kejelasan tentang pelaksanaan PTM.

“Karena selama ini perkuliahan masih digelar secara daring. Sedangkan mahasiswa merasa transfer ilmu tidak bisa maksimal. Kami mendesak pimpinan UIN Raden Mas Said Surakarta menerbitkan surat edaran tentang perkuliahan tatap muka yang menerangkan kepastian waktu kapan akan dilaksanakan kegiatan belajar mengajar tatap muka,” ujarnya kepada Solopos.com.

Ia menambahkan pembelajaran secara online atau pembelajaran jarak jauh (PJJ) dijalankan. Menurut dia, kegiatan kampus juga mandek sementara perkulihan daring dinilai belum bisa maksimal.

Baca juga: Ternyata Ini Alasan IAIN Surakarta Pilih Nama UIN Raden Mas Said

Hendra mengatakan aksi lanjutan akan dilakukan jika pihak kampus tak kunjung memberikan kejelasan.

Atas aksi itu, perwakilan mahasiswa diundang berdialog dengan pimpinan kampus. Hingga berita ini ditulis, dialog masih berlangsung.

Berita Terkait
    Promo & Events
    Berita Terkini
    Indeks Berita

    Apa yang ingin anda baca?

    :
    :
    Night Mode
    Notifications
    Support
    Privacy
    PasswordUpdated 15 days ago