Tutup
Scroll untuk melanjutkan membaca

Tumpeng hingga Miniatur Pesawat Diarak Warga Jatikuwung Karanganyar

Warga antusias mengikuti upacara tersebut setelah dua tahun tak digelar karena pandemi Covid-19
SHARE
Tumpeng hingga Miniatur Pesawat Diarak Warga Jatikuwung Karanganyar
SOLOPOS.COM - Warga Jatikuwung, Gondangrejo, Karanganyar mengikuti kirab budaya dan upacara Peringatan Ulang Tahun ke-77 RI pada Rabu (17/8/2022). (Solopos.com/Indah Septiyaning W)

Solopos.com, KARANGANYAR– Ratusan warga Jatikuwung, Gondangrejo, Karanganyar, Jawa Tengah tumplek blek mengikuti kirab budaya pada Rabu (16/8/2022).

Kirab digelar dalam rangkaian Peringatan Ulang Tahun RI. Tumpeng raksasa berupa hasil bumi, ogoh-ogoh, miniatur pesawat, kendaraan tempur hingga ambulans lengkap petugas menggunakan pakaian alat pelindung diri (APD) ikut diarak.

PromosiDaihatsu Rocky, Mobil Harga Rp200 Jutaan Jadi Cuma Rp99.000

Kirab dilaksanakan setelah warga mengikuti upacara peringatan HUT ke-77 RI di Lapangan Banyubiru, Jatikuwung.

Warga antusias mengikuti upacara tersebut setelah dua tahun tak digelar karena pandemi Covid-19. Dalam upacara ini digelar tak seperti biasanya.

Baca Juga: Sejarah Hari Ini: 17 Agustus 1945, Kemerdekaan Indonesia

Upacara diikuti berbagai unsur masyarakat dari bakul pasar, buruh, petani hingga pejuang.

Para peserta upacara mengenakan kostum sesuai dengan identitas profesinya. Mereka tampak antusisme mengikuti upacara Dirgahayu Kemerdekaan Indonesia ini.

Dari unsur pedagang, mereka mengikuti upacara dengan menggendong aneka sayuran dan buah-buahan. Para petani memakai caping. Sedangkan pejuang menggunakan kaos loreng lengkap dengan tongkat dan tali bendera Merah Putih.

Bertindak sebagai pembina upacara Anggota DPRD Karanganyar Suyanto. Dalam pidatonya politikus PDIP ini mengajak masyarakat untuk berjuang memajukan membangun desa tersebut.

Baca Juga: Unik! Malam Tirakatan di Purworejo, Warga Malah Diajak Bayar PBB

“Memaknai Hari Kemerdekaan dengan berbagai kegiatan yang positif salah satunya membangun desa yang dicintai ini,” katanya.

Kades Jatikuwung Sartono mengatakan upacara HUT ke-77 RI digelar setelah dua tahun vakum karena pandemi Covid-19. Alhasil warga begitu antusias mengikuti kegiatan tersebut.

Sebelumnya beragam kegiatan perlombaan digelar warga setempat. Dia berharap kegiatan ini digelar secara rutin mampu meningkatkan potensi desa. Selain itu menggerakkan ekonomi warga setempat.

“Peserta semua elemen masyarakat ikut sekaligus menjaga persatuan dan kesatuan bangsa,” tuturnya.



Berita Terkait
Indeks Berita
Berita Terpopular
Indeks Berita
Berita Lainnya
Indeks Berita
      Promo & Events
      Berita Terkini
      Indeks Berita
      Part of Solopos.com
      Punya akun? Silahkan login
      Daftar sekarang...
      Support - FaQ
      Privacy Policy
      Tentang Kami
      Kontak Kami
      Night Mode