top ear
Transaksi Nontunai di Solo Great Sale 2019 Dapat Poin Dobel
  • SOLOPOS.COM
    Ilustrasi tenant peserta Solo Great Sale (SGS) 2018. (Solopos-Sunaryo Haryo Bayu)

Transaksi Nontunai di Solo Great Sale 2019 Dapat Poin Dobel

Panitia Solo Great Sale (SGS) 2019 menggencarkan transaksi nontunai selama penyelenggaraan bulan belanja di Kota Solo, Februari mendatang. Keuntungannya adalah nantinya masyarakat yang bertransaksi nontunai akan mendapatkan poin dobel dengan pembayaran ini.
Diterbitkan Selasa, 22/01/2019 - 05:05 WIB
oleh Solopos.com/
2 mnt baca -

Solopos.com, SOLO — Panitia Solo Great Sale (SGS) 2019 menggencarkan transaksi nontunai selama penyelenggaraan bulan belanja di Kota Solo, Februari mendatang. Keuntungannya adalah nantinya masyarakat yang bertransaksi nontunai akan mendapatkan poin dobel dengan pembayaran ini.

Mereka yang mengumpulkan poin terbanyak berpeluang besar memperoleh undian dengan grand prize berupa satu unit rumah.

Konsumen yang berbelanja akan mendapatkan Solo Great Sale Card, yakni kartu elektronik yang menyimpan data konsumen, data transaksi dan jumlah poin yang telah dikumpulkan. Dengan belanja minimal Rp50.000 setiap transaksi,konsumen akan diberikan satu poin, dan berlaku kelipatannya.

Sekretaris SGS 2018, David R Wijaya, mengatakan SGS kali ini turut mengajak bisnis online dan menggencarkan transaksi nontunai. Maka dari itu, pihaknya menggandeng perbankan yang notabene memiliki e-money ikut dalam program ini. Dengan demikian, SGS turut menyukseskan program Bank Indonesia berupa Gerakan Nasional Nontunai.

“Khusus nontunai dapat poin dobel. Misalnya belanja Rp100.000 lewat pembayaran nontunai dapat 4 poin, kalau lewat bayar langsung [cash] hanya dapat 2 poin,” paparnya kepada wartawan, Senin (21/1/2019).

Sedangkan tempat penukaran poin tersebar di mal di Soloraya, pusat perbelanjaan, hingga pasar tradisional. Di sisi lain, panitia SGS 2019 menargetkan nilai tranksaksi sebesar Rp600 miliar. Angka ini dipasang menilik capaian transaksi tahun lalu yang melebihi patokan. Pada 2018 target transaksi SGS senilai Rp425 miliar, tapi realisasinya mencapai Rp520 miliar.

Selain itu, jumlah tenant yang ikut serta dalam SGS ini juga diprediksi bertambah. Tahun lalu target peserta SGS sebanyak 5.000 tenant, tapi realisasinya ada 5.600 tenant ikut serta. Tahun ini target peserta sebanyak 6.000 tenant.

Sementara itu, salah satu sektor yang siap mendukung program belanja ini adalah mal. Sejumlah mal di Soloraya memeriahkan bulan belanja ini dengan memberikan diskon hingga harga khusus. Rata-rata semua tenant yang ada di mal ikut berpartisipasi dalam SGS ini.

Public Relation Solo Grand Mall (SGM), Ni Wayan Ratrina, mengatakan pihaknya siap menawarkan diskon mulai dari 20% hingga 75% bagi para pengunjung saat pelaksanaan SGS. “All tenant ikut. Kami berikan diskon khusus dan promo makanan. Imbauan untuk tenant sudah kami edarkan lewat surat dan pembagian stiker,” ujarnya.

Ina menambahkan diskon fashion mulai dari 20% hingga 75%. Sedangkan untuk kuliner atau makanan lebih ke promo paket. Misalnya beli 2 paket makanan free 1 snack. Ada pula paketan dua makanan.

Sedangkan The Park Solo menggandeng perbankan untuk memberikan cash back voucher setiap pembelanjaan tertentu. Public Relation Staff The Park Solo, Christina Tri Mawarti, mengatakan ada berbagai diskon dari tenant selama penyelenggaraan SGS ini.

“Tenant kami wajibkan ikut semua. Diskonnya antara lain buy 1 get 2,” katanya.

Di sisi lain, ada juga pengajuan ke pihak Gojek untuk promo Gopay untuk beberapa tenant. Menurutnya, program ini cukup efektif untuk menarik minat pengunjung khususnya untuk berbelanja.

“Program belanja berhadiah ini masih sangat berpengaruh. Ini saatnya bagi mereka untuk berbelanja dengan benefit mendapatkan keuntungan,” jelasnya. 


Editor : Rohmah Ermawati ,
LIKE di sini untuk lebih banyak informasi terbaru di Solopos.com
Kata Kunci :

berita terkait

    berita terpopuler

    Iklan Baris

    Properti Solo & Jogja

    berita terkini