;

Tragis! 6 Suporter Piala Afrika Meninggal Desak-Desakan di Luar Stadion

Sebanyak enam orang suporter di Kamerun meninggal dunia lantaran berdesak-desakan di luar stadion saat pertandingan antara Timnas Kamerun melawan Komoro di ajang Piala Afrika 2021.
SHARE
Tragis! 6 Suporter Piala Afrika Meninggal Desak-Desakan di Luar Stadion
SOLOPOS.COM - Ilustrasi suporter di Piala Afrika 2021. (Twitter @CAF_Online)

Solopos.com, YAOUNDE – Sebanyak enam orang suporter di Kamerun meninggal dunia lantaran berdesak-desakan di luar stadion saat pertandingan antara Timnas Kamerun melawan Komoro di ajang Piala Afrika 2021, Selasa (25/1/2022) dini hari WIB. Tak cuma itu, disebutkan ada belasa orang mengalami cedera.

Duel antara tuan rumah Kamerun melawan Komoro itu dilangsungkan di Stadion Olembe, Yaounde. Di laga itu, Kamerun menang dengan skor 2-1. Kemenangan itu memastikan mereka melaje ke babak perempatfinal.

PromosiUMi Youthpreneur 2022 Bentuk Dukungan PIP Terhadap Wirausahawan Muda

Namun di balik kesuksesan Kamerun itu, terdapat berita duka. Sebanyak enam suporter dilaporkan meninggal dunia akibat berdesak-desakan di luar stadion. Antusias suporter untuk menonton pertandingan tuan rumah Kamerun memang tinggi.

Baca Juga: Timnas Putri Indonesia Kalah Lagi, Pelatih: Mereka Sedikit Stres

Dikutip dari Antara, panitia penyelenggara awalnya membatasi kuota 60 persen di dalam stadion dengan alasan Virus Corona. Namun, batasan itu kemudian dinaikkan menjadi 80 persen. Meski begitu, masih ada banyak suporter yang belum terwadahi hingga berkerumun dan berdesak-desakan di luar stadion.

“Kerumunan di pintu masuk Stadion Olembe menyebabkan setengah lusin suporter meninggal dan lusinan cedera,” demikian lembaga penyiaran pemerintah Kamerun CRTV.

Ekspedisi Energi 2022

Konfederasi Sepak Bola Afrika, yang menyelenggarakan kompetisi unggulan benua tersebut pun tengah menyelidiki insiden ini. Mereka juga sedang berusaha merinci siapa korban-korban yang meninggal. Selain itu, sudah ada utusan untuk mengunjungi para korban luka di rumah sakit.

Baca Juga: Persis Solo Ingin Boyong Marukawa, Bos Persebaya: Kami Tidak Khawatir

Kerumunan yang mengakibatkan suporter meninggal dunia ini bukan kali pertama terjadi di Afrika. Pada 2015 lalu, ribuan penggemar di ibu kota Mesir, Kairo, berusaha memasuki stadion untuk menonton pertandingan. Saat itu, polisi menembakkan gas air mata hingga membuat kepanikan dan mengakibatkan 19 orang meninggal.

Pada April 2001, 43 orang tewas terinjak-injak di stadion Ellis Park Johannesburg, Afrika Selatan, selama pertandingan antara Orlando Pirates dan Kaizer Chiefs.



Berita Terkait
Indeks Berita
Berita Terpopular
Indeks Berita
Berita Lainnya
Indeks Berita
Promo & Events
Berita Terkini
Indeks Berita

Apa yang ingin anda baca?

:
:
Night Mode
Notifications
Support
Privacy
PasswordUpdated 15 days ago