Tradisi Mendak Tirta, Ungkapan Syukur Limpahan Air Kehidupan di Musuk Boyolali

Tradisi pengambilan air dari Mata Air Tirto Wening Kalipodang, Musuk, Boyolali
Tradisi Mendak Tirta, Ungkapan Syukur Limpahan Air Kehidupan di Musuk Boyolali
SOLOPOS.COM - Tradisi Mendak Tirta digelar masyarakat di lereng Gunung Merapi, tepatnya di Dukuh Munggur, Desa Kembangsari, Kecamatan Musuk, Kabupaten Boyolali, Rabu (22/9/2021). (Solopos/Bayu Jatmiko Adi)

Solopos.com, BOYOLALI — Mendak Tirta merupakan tradisi lokal masyarakat Munggur yang dilakukan rutin tahunan. Kegiatan tersebut digelar di lingkungan Mata Air Tirto Wening Kalipodang, di Desa Kembangsari, Kecamatan Musuk, Kabupaten Boyolali, Rabu (22/9/2021). Pengelola Mata Air Tirto Wening Kalipodang, Sumarno, menjelaskan tradisi Mendak Tirta merupakan tradisi pengambilan air dari sumber air di lokasi tersebut. Mendak Tirta dilakukan sebagai wujud rasa syukur kepada Tuhan atas limpahan air kehidupan. Disebutkan, air di Tirto Wening Kalipodang tidak pernah habis meski di musim kemarau.

 

Tradisi Mendak Tirta digelar masyarakat di lereng Gunung Merapi, tepatnya di Dukuh Munggur, Desa Kembangsari, Kecamatan Musuk, Kabupaten Boyolali, Rabu (22/9/2021). (Solopos/Bayu Jatmiko Adi)

 

Mendak Tirta merupakan tradisi lokal masyarakat Munggur yang dilakukan rutin tahunan. (Solopos/Bayu Jatmiko Adi)

 

 

Mendak Tirta merupakan tradisi pengambilan air dari Mata Air Tirto Wening Kalipodang, di Dukuh Munggur, Desa Kembangsari, Kecamatan Musuk, Kabupaten Boyolali. (Solopos/Bayu Jatmiko Adi)

Berita Terkait
    Promo & Events
    Berita Terkini
    Indeks Berita

    Apa yang ingin anda baca?

    :
    :
    Night Mode
    Notifications
    Support
    Privacy
    PasswordUpdated 15 days ago