Tracing Klaster Masjid Banmati Sukoharjo, 2 Jemaah Positif Covid-19 Hasil Swab Antigen
Solopos.com|lifestyle

Tracing Klaster Masjid Banmati Sukoharjo, 2 Jemaah Positif Covid-19 Hasil Swab Antigen

Dua jemaah masjid At Taqwa Banmati Sukoharjo positif Covid-19 berdasar dari hasil swab antigen yang dilakukan Satgas Covid-19 setempat.

Solopos.com, SUKOHARJO — Dua jemaah masjid At Taqwa Banmati Sukoharjo positif Covid-19 berdasar dari hasil swab antigen yang dilakukan Satgas Covid-19 setempat. Dua jemaah tersebut kini segera menjalani pengambilan uji swab PCR.

Ketua Satgas Covid-19 Kecamatan Sukoharjo Havid Danang P.M. mengatakan terus bergerak cepat untuk menekan penyebaran virus Corona dari klaster masjid At Taqwa Banmati setelah imam masjid terpapar covid-19. “Kami langsung melakukan pengambilan swab antigen kepada 19 jemaah masjid. Dua orang dinyatakan positif, sedangkan 17 lainnya negatif,” kata Havid kepada Solopos.com, Selasa (4/5/2021).

Baca Juga: 5 Potret Cantik Prigel Pangayu, Penyanyi Campursari Berdarah Sragen

Havid mengatakan pengambilan swab antigen dilakukan kepada 19 jemaah yang menjadi kontak erat dari hasil tracing atau pelacakan temuan kasus positif Corona imam Masjid At Taqwa.

Dua jemaah masjid At Taqwa Banmati Sukoharjo dengan hasil swab antigen positif Covid-19 segera dilakukan pengambilan uji swab PCR. Uji swab PCR juga dilakukan kepada keluarga imam masjid setempat. Selama menunggu uji swab PCR ini, mereka telah melakukan isolasi mandiri.

“Sejak kasus pertama muncul, kami sudah melakukan koordinasi dengan meminta 50 jemaah At Taqwa untuk isolasi mandiri. Isolasi dilakukan selama 14 hari,” katanya.

Masjid Ditutup Sementara

Havid juga mengatakan telah menutup sementara waktu Masjid At Taqwa untuk salat berjamaah. Lorong jalan masjid juga ditutup sejak Sabtu (1/5/2021) malam. Diketahui kasus Covid-19 dari klaster masjid ini berawal saat imam sekaligus takmir masjid setempat mengalami sakit dengan gejala virus corona. Kemudian dirujuk ke rumah sakit dan menjalani perawatan di RS PKU Sukoharjo. Setelah dilakukan tes swab PCR terhadap yang bersangkutan hasilnya dinyatakan positif Corona.

Lantas Satgas Covid-19 langsung melakukan tracing terhadap kontak erat dengan pasien. Tercatat ada sebanyak 50 jemaah yang menjadi kontak erat selain keluarganya. Para jemaah tersebut oleh Satgas Covid-19 diminta melakukan isolasi mandiri. “50 jemaah dan keluarga inti pasien kita minta lakukan isolasi mandiri. Kebetulan para jemaah ini juga warga kampung setempat,” kata dia.

Baca Juga: Lebaran 2021: Objek Wisata di Wonogiri Tutup 4 Hari

Isolasi mandiri dilakukan kepada para jemaah tersebut dengan harapanya agar kasus positif Corona tidak menyebar. Selama melaksanakan isolasi mandiri, Satgas Covid-19 berkoordinasi dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) untuk membantu terkait logistik. Selain itu logistik juga disuplai secara gotong royong oleh warga setempat melalui Jogo Tonggo. Sementara koordinasi juga dilakukan dengan Puskesmas Sukoharjo terkait pemantauan wilayah tersebut.

Satgas Covid-19 meminta warga tidak panik, tetap melaksanakan isolasi mandiri dan menerapkan protokol kesehatan secara ketat. Seperti menggunakan masker, menjaga jarak dan rajin mencuci tangan.



Berita Terkait
Indeks Berita
Promo & Events
Terpopuler

Espos Premium
Berita Terkini
Indeks

Apa yang ingin anda baca?

:
:
Night Mode
Notifications
Support
Privacy
PasswordUpdated 15 days ago