top ear
Pasar Gede Solo. (Surakarta.go.id)
  • SOLOPOS.COM
    Pasar Gede Solo. (Surakarta.go.id)

Total 11 Pedagang Positif Covid-19, Pemkot Solo Akhirnya Tutup Sementara Operasional Pasar Gede

Pemkot Solo akhirnya memutuskan menutup sementara operasional Pasar Gede Solo menyusul bertambahnya jumlah kasus Covid-19.
Diterbitkan Senin, 30/11/2020 - 17:32 WIB
oleh Solopos.com/Mariyana Ricky P.D
2 menit baca
Festival Ayo Membaca 2021

Solopos.com, SOLO -- Pemerintah Kota (Pemkot) Solo akhirnya menutup operasional Pasar Gede menyusul adanya kasus konfirmasi positif Covid-19 di pasar tersebut. Penutupan berlangsung selama sepekan pada Selasa-Senin (1-7/12/2020).

Sebelumnya, Pemkot sempat mempertahankan pasar depan Balai Kota Solo itu tetap buka meski ada pedagang yang positif corona. Namun, jumlah pedagang yang tertular virus Corona jenis baru itu semakin bertambah.

Karena itulah Pemkot akhirnya memutuskan menutup sementara operasional pasar tersebut. Penutupan akibat adanya kasus Covid-19 itu hanya menyasar Pasar Gede Solo sisi timur.

Kapolresta Solo Larang Warga Berkerumun Rayakan Malam Tahun Baru: Nekat Langsung Bubarkan!

Kepala Dinas Perdagangan (Disdag) Kota Solo, Heru Sunardi, mengatakan pedagang sudah mendapatkan Surat Edaran (SE) Nomor 067/3004 tentang Penutupan Sementara Waktu Operasional Pasar Gede Kota Solo.

Heru melarang pedagang kios, los, maupun oprokan melakukan aktivitas jual-beli selama berlangsungnya penutupan. Dalam kurun waktu itu, Pemkot juga menyiapkan penyemprotan desinfektan ke seluruh bagian pasar.

Bertambah 8 Orang

Heru menyampaikan pada pekan lalu ada tiga pedagang Pasar Gede Solo yang terkonfirmasi positif Covid-19. Setelah proses tracing kontak, Dinas Kesehatan melaporkan jumlah pedagang yang terinfeksi bertambah delapan orang.

Pilkada Sukoharjo: Ratusan Pendukung EA Ramai-Ramai Datangi Panwascam Gatak, Ada Apa?

Dengan demikian totalnya ada 11 orang pedagang yang positif corona. Satgas Penanganan Covid-19 memutuskan menutup pasar guna menekan persebaran virus SARS CoV-2.

“Pedagang kami minta melakukan karantina mandiri. Kami juga akan melakukan patroli untuk mengantisipasi pedagang beraktivitas sekitar pasar [selama penutupan]. Sebab pedagang sudah kami amanatkan untuk karantina, jadi ya harus istirahat di rumah. Tidak pula berjualan di tempat lain,” imbuh Heru.

Update Covid-19 Solo: Tiga Hari Tambah 163, Warga Abaikan Prokes

Sebelum menutup sementara pasar itu, Heru mengatakan telah menggelar rapat bersama Satgas Covid-19 dan Paguyuban Pedagang Pasar Gede Solo pada Senin siang. Setelah rapat petugas langsung melakukan sosialisasi sehingga pedagang tidak terlanjur kulakan.

“Supaya barang-barang yang mudah rusak dikeluarkan dulu, kami beri waktu sampai Senin malam,” ucap Wali Kota Solo, FX Hadi Rudyatmo.

Penutupan berlangsung sepekan dan Rudy berharap tidak ada perpanjangan.


Editor : Profile Suharsih
LIKE di sini untuk lebih banyak informasi terbaru di Solopos.com

berita terpopuler

Iklan Baris

Properti Solo & Jogja

berita terkini