Toko Modern di Kudus Dimintai Wadahi Produk-Produk UMKM
Solopos.com|jateng

Toko Modern di Kudus Dimintai Wadahi Produk-Produk UMKM

Pemkab Kudus mengimbau toko modern maupun toko swalayan untuk membuka kesempatan bagi pelaku usaha mikro kecil menengah (UMKM).

Solopos.com, KUDUS – Pemerintah Kabupaten Kudus mengimbau toko modern maupun toko swalayan untuk membuka kesempatan bagi pelaku usaha mikro kecil menengah (UMKM). Caranya dengan menyediakan tempat untuk memasarkan produk UMKM.

Bupati Kudus, Hartopo, di Kudus, seperti dikutip Antara, Kamis (15/4/2021), menyatakan UMKM yang diberi kesempatan juga harus memenuhi sejumlah persyaratan. “Terutama dari sisi kepemilikan izinnya, seperti Izin Produk Industri Rumah Tangga (P-IRT) dan tentu kualitas dan kemasannya yang menarik," kata Bupati.

Hartopo juga mengharapkan para pelaku UMKM di Kudus bisa mengembangkan usaha. UMKM juga harus memasarkan produknya di toko modern sesuai dengan standar yang diminta pihak pengelola toko.

Baca Juga : Tabuh Beduk Blandrangan, Tradisi Di Menara Kudus Sambut Ramadan

Pengelola toko modern lebih selektif dalam memiliki produk UMKM yang bisa dipasarkan, terutama dari sisi kualitas dan kemasan produknya untuk dijual kepada konsumen.

Jika terdapat produk UMKM yang bisa memenuhi standar produk untuk dipasarkan di toko modern, Pemkab Kudus bisa menawarkan kepada toko modern termasuk swalayan agar dapat difasilitasi.

Munculnya toko modern di Kabupaten Kudus masih terikat instruksi pemerintah di masa pandemi untuk membuka kesempatan terhadap investasi. Berbagai kemudahan perizinan juga telah diberikan pemerintah dalam pendirian minimarket melalui sistem perizinan terintegrasi secara elektronik atau online single submission (OSS).

Baca Juga : Chandra Asri Dan Djarum Pasang Aspal Campuran Sampah Plastik Di Kudus

Kepala Dinas Perdagangan Kabupaten Kudus, Sudiharti, mengakui program kerja sama antara pengelola toko modern dengan pelaku UMKM lokal sudah lama diimpikan sesuai dengan Peraturan Daerah Nomor 12/2017 tentang Penataan dan Pembinaan Toko Swalayan.

Kemitraan dengan prinsip saling menguntungkan tersebut, bisa dilakukan dalam bentuk kerja sama pemasaran, penyediaan lokasi usaha, dan atau penyediaan pasokan. Pengelola pasar modern harus turut membantu memasarkan produk UMKM lokal sehingga produk lokal bisa ikut berkembang.



Berita Terkait
Indeks Berita
Promo & Events
Terpopuler

Espos Premium
Berita Terkini
Indeks

Apa yang ingin anda baca?

:
:
Night Mode
Notifications
Support
Privacy
PasswordUpdated 15 days ago