top ear
Ilustrasi terhindar terpapar corona B117 (Freepik)
  • SOLOPOS.COM
    Ilustrasi terhindar terpapar corona B117 (Freepik)

Tips Agar Tidak Terpapar Corona B117 yang Sudah Masuk Indonesia

Simak cara agar tidak terpapar Corona B117 yang telah masuk Indonesia.
Diterbitkan Kamis, 4/03/2021 - 10:30 WIB
oleh Solopos.com/Astrid Prihatini WD/Newswire
3 menit baca

Solopos.com, SOLO--Varian baru Corona B117 asal Inggris sudah masuk Indonesia. Jenis varian ini sebelumnya disebut-sebut punya risiko lebih menular 40 persen-70 persen.

Berhubung sudah masuk Indonesia, kita harus berusaha agar tidak terpapar Corona B117. Simak ulasan selengkapnya di info sehat dan tips kesehatan kali ini.

"Karena variannya lebih cepat menyebar. Hal itu bisa menyebabkan timbulnya lebih banyak kasus dan semakin membebani sistem perawatan kesehatan," ungkap Dr Henry Walke dari Centers for Disease Control and Prevention (CDC).

Baca Juga: Kepergian Rina Gunawan Bikin Syok Sejumlah Seleb

Lalu bagaimana cara supaya kita tidak terpapar Corona B117?

Berikut ini enam cara untuk melindungi diri dari varian baru Corona B117 dikutip dari Heathline dan detikcom, Kamis (4/3/2021):

1. Membatasi mobilitas

Sebisa mungkin batasi aktivitas bertemu dengan orang banyak. Hal ini demi menghindari kerumunan yang bisa memicu penularan COVID-19 semakin tinggi.

Bila dalam keadaan mendesak, tetap jaga berapa banyak orang yang berada di dalam atau di luar ruangan saat bertemu. Protokol kesehatan termasuk menjaga jarak juga tak boleh luput dari perhatian.

Hal ini juga berlaku bagi kerumunan di keluarga atau teman dekat yang tak jarang disadari menjadi sumber penularan COVID-19.

2. Mengurangi waktu berbelanja di luar rumah

Cara lain agar tak terpapar Corona B117 adalah mengurangi waktu belanja di luar rumah. Sering datang ke pusat perbelanjaan membuat diri menjadi lebih sering terpapar lingkungan dan orang-orang yang mungkin membawa virus.

Baca Juga: Pasangan Zodiak Ini Tidak Pernah Cocok, Setuju Enggak?

"Setiap menit yang dihabiskan untuk berbelanja di dalam ruangan meningkatkan risiko Anda," jelas dr Scott Braunstein, direktur Sollis Health dari Los Angeles.

3. Bekerja di ruangan terbuka (outdoor)

Ilustrasi WFH (Freepik)
Ilustrasi WFH (Freepik)

Jika pekerjaan tidak memungkinkan untuk dilakukan dari rumah atau biasa disebut work from home (WFH), maka cara terbaik untuk melindungi diri dari terinfeksi Covid-19 dengan bekerja di ruangan terbuka.

"Banyak penularan Covid-19 terjadi melalui kontak di tempat kerja, jadi pastikan untuk terus melakukan jaga jarak di tempat kerja, memindahkan rapat atau pertemuan lain di luar, jika memungkinkan, atau virtual," papar Braunstein.

4. Memakai masker

CDC melaporkan bahwa pemakaian masker dapat mengurangi risiko terpapar Corona B117. Masker bedah atau N95 dipercaya efektif menjadi proteksi dari terpapar virus.

Tapi, bagi yang menggunakan masker kain, perhatikan jenis kain dan lapisan kainnya sesuai himbauan CDC. Anthony Fauci juga menyarankan untuk memakai masker rangkap demi mengurangi risiko terpapar varian baru Corona B117.

Baca Juga: Karakter Orang Lahir di Bulan Maret, Seperti Apa Ya?

Namun, pemakaian masker rangkap tak boleh asal-asalan. Di lapisan pertama sebaiknya mengenakan masker medis sekali pakai, di lapisan kedua baru mengenakan masker kain.

5. Rutin cuci tangan dan wajib selalu bawa hand sanitizer

Membersihkan tangan dilakukan dengan menggunakan air dan sabun selama 20 detik. Jika kesulitan mengakses air, gunakanlah hand sanitizer dengan kandungan alkohol 60 persen.

Di kondisi ini Braunstein mengingatkan, aktivitas seperti menyentuh permukaan benda yang disentuh termasuk kartu kredit atau pegangan pompa bensin tentu berisiko.

Baca Juga: Dikenal Sebagai Pemeran Boboho, Bagaimana Kabar Aktor Shao Wen Sekarang?

6. Vaksin Corona

Vaksinasi Covid-19 diyakini bisa membuat seseorang tak mengalami sakit parah akibat Covid-19. Maka dari itu, saat mendapat giliran, sesegera mungkin untuk melakukan vaksinasi.

"Namun, bisa dibayangkan bahwa salah satu varian lain, atau varian masa depan, mungkin memerlukan vaksin baru," katanya mengingatkan untuk divaksin sesegera mungkin jika memiliki kesempatan.


Editor : Profile Astrid Prihatini WD
LIKE di sini untuk lebih banyak informasi terbaru di Solopos.com

berita terpopuler

Iklan Baris

berita terkini


Cek Berita Lainnya