Tidak Orgasme Saat Berhubungan Suami Istri, Tetap Harus Mandi Wajib?

Apakah suami istri yang tak orgasme saat berhubungan intim atau bercinta tetap diharuskan mandi wajib atau besar? Ini jawabannya.
Tidak Orgasme Saat Berhubungan Suami Istri, Tetap Harus Mandi Wajib?
SOLOPOS.COM - Ilustrasi berhubungan seksual. (Freepik)

Solopos.com, SOLO -- Apakah suami istri yang tak orgasme saat berhubungan intim harus tetap mandi wajib atau besar?

Seperti diketahui, umat muslim diharuskan mandi besar setelah melakukan hubungan intim, haid, nifas, mimpi basah, maupun keluar sperma baik disengaja maupun tidak disengaja.

Baca Juga: Puasa Mutih Menurut Ajaran Islam, Ada Enggak Sih?

Lalu, bagaimana ketentuannya jika sepasang suami istri tidak orgasme saat berhubungan intim, apakah tetap mandi wajib?

Dalam informasi yang diterbitkan situs tanya jawab tentang Islam, Bincangsyariah.com, pasangan suami istri wajib mandi besar meski tidak keluar air mani atau pun orgasme saat berhubungan intim.

Baca Juga: Hukum Menggunakan Alat Bantu Seks Saat Bercinta, Boleh?

Ketika alat kelamin suami atau penis sudah bertemu atau masuk ke dalam vagina, meski hanya sebentar saja dan belum orgasme, mereka tetap diharuskan mandi wajib.

Hal ini juga dijelaskan dalam kitab Albujairimi Alal Khatib yang artinya, "Maka andaikan seseorng memasukkan hasyafahnya (penis) atau ukuran hasyafah tersebut ke dalama farji (vagina) maka hukumnya juga harus mandi wajib karena hal tersebut juga disebut jima' ke dalam farji."

Baca Juga:  Bolehkah Berhubungan Intim Pakai Kondom Saat Haid?

Hukum serupa juga berlaku bagi pasangan suami istri yang menggunakan alat kontrasepsi kondom saat berhubungan intim.

Saat berhubungan suami istri menggunakan kondom tapi tidak orgasme, mereka diharuskan mandi wajib atau besar. Seperti halnya dijelaskan dalam kitab Hasyiyah Albajuri yang artinya ada di bawah ini.

Baca Juga: Kapan Waktu yang Dianjurkan untuk Berhubungan Suami Istri Menurut Islam?

"Mencakup terhadap semua hal yang telah disebutkan (kewajiban mandi wajib) andaikan zakar yang masuk ke dalam farji impoten, atau tidak keras, atau menggunakan kain (alat kontrasepsi) walaupun kasar."

Baca Juga:  Hukum Menelan Sperma Suami, Haram atau Halal?

Baca Juga: Hukum Suami Istri Melakukan Oral Seks dalam Islam, Boleh?

Berita Terkait
    Promo & Events
    Berita Terkini
    Indeks Berita

    Apa yang ingin anda baca?

    :
    :
    Night Mode
    Notifications
    Support
    Privacy
    PasswordUpdated 15 days ago