top ear
Petugas puskesmas mengambil jatah vaksin Covid-19 di Kantor Dinkes Karanganyar, Kamis (4/3/2021). (Solopos-Sri Sumi Handayani)
  • SOLOPOS.COM
    Petugas puskesmas mengambil jatah vaksin Covid-19 di Kantor Dinkes Karanganyar, Kamis (4/3/2021). (Solopos-Sri Sumi Handayani)

Tidak Ada Layanan Jemput Bola Vaksinasi untuk Lansia Karanganyar, Ini Sebabnya

Teknis vaksinasi terhadap 5.000 orang lansia diserahkan kepada masing-masing puskesmas di Karanganyar.
Diterbitkan Jumat, 5/03/2021 - 11:41 WIB
oleh Solopos.com/Sri Sumi Handayani
2 menit baca

Solopos.com, KARANGANYAR -- Dinas Kesehatan (Dinkes) Karanganyar menargetkan vaksinasi Covid-19 terhadap warga lanjut usia atau lansia yang dimulai pekan ini dapat rampung pada Selasa (9/3/2021).

Sekretaris Dinkes Kabupaten Karanganyar, Purwati, menyampaikan teknis vaksinasi terhadap 5.000 orang lansia diserahkan kepada masing-masing puskesmas.

Dia mempersilakan masing-masing puskesmas menata dan membuat strategi menyelesaikan vaksinasi terhadap 5.000 orang lansia.

Baca juga: Dinkes Karanganyar Prioritaskan Vaksinasi Lansia dengan Kriteria Ini

Purwati menjelaskan Dinkes Kabupaten Karanganyar tidak akan menunjuk klinik mana saja yang akan mendukung vaksinasi Covid-19 terhadap warga lansia.

"Ini [distribusi vaksin] kami fokuskan ke puskesmas. Rekan-rekan puskesmas kan sudah bekerja sama dengan klinik setempat. Mereka sudah dilatih. Nah silakan puskesmas berkreasi berkoordinasi dengan klinik tersebut," ujar Purwati saat berbincang dengan wartawan, Kamis (4/3/2021).

Diketahui, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Karanganyar mendapat jatah 1.000 vial atau 10.000 dosis vaksin Covid-19 pada Rabu (3/3/2021). Vaksin itu akan digunakan untuk 5.000 orang lansia di Kabupaten Karanganyar deengan asumsi setiap orang mendapatkan dua dosis atau dua kali suntik vaksin Covid-19.

Baca juga: Mengintip Pesona Air Terjun Batu Pengantin di Krikilan Sragen, Masih Perawan Lho

Lebih lanjut, Purwati menjelaskan petugas vaksinasi tidak akan melaksanakan strategi jemput bola terhadap lansia yang menjadi sasaran vaksin Covid-19.

Dia menilai hal itu tidak memungkinkan untuk saat ini. Apalagi, lanjut Purwati, sasaran vaksinasi Covid-19 terhadap lansia yang masih produktif. Dinkes Kabupaten Karanganyar menawarkan solusi lain.

"Kami berikan alternatif lain bisa di balai desa. Atau bisa juga di puskesmas maupun puskesmas pembantu. Kami serahkan ke puskesmas yang tahu kondisi masing-masing wilayah. Sudah ada strategi percepatan. Kalau harus jemput bola tidak memungkinkan. Kami hanya bisa mendekatkan pelayanan," jelasnya.

Baca juga: Vaksinasi Covid-19 di Boyolali Jalan Terus, Kali Ini Menyasar 5.000 Orang

Dihubungi secara terpisah, Kepala Puskesmas Tawangmangu, Wahyudi Wibowo, menuturkan Puskesmas Tawangmangu akan menyasar lansia di Desa Karanglo.

Pertimbangan utama, Desa Karanglo memiliki kasus terkonfirmasi positif Covid-19 cukup banyak apabila dibandingkan desa lain di Kecamatan Tawangmangu. Puskesmas Tawangmangu berencana melaksanakan vaksinasi pekan depan.

"Kami dapat jatah 400-an dosis [tepatnya 460 dosis]. Kami akan fokus di Karanglo dulu karena lumayan banyak yang terkonfirmasi positif Covid-19. Kami akan berkoordinasi dahulu dengan pemerintah desa berkaitan dengan teknis vaksinasi," ungkap dia.

Baca juga: Soal KLB, Ini Sikap Tegas Ketua DPC Partai Demokrat Solo

Teknis yang dimaksudkan Wahyudi adalah penjadwalan vaksinasi terhadap lansia. Harapannya tidak akan terjadi antrean mengular maupun pelanggaran protokol kesehatan. Oleh karena itu, dia memilih mengundurkan waktu vaksinasi semula Jumat menjadi akhir pekan atau awal pekan depan.

"Harusnya Jumat tapi kan kami masih vaksinasi tahap dua untuk naskes. Selain itu kami butuh koordinasi dengan pemerintah desa terkait jadwal. Desa yang akan menentukan jam supaya tidak terjadi kerumunan dan antrean," jelasnya.


Editor : Profile Rohmah Ermawati
LIKE di sini untuk lebih banyak informasi terbaru di Solopos.com

berita terpopuler

Iklan Baris

berita terkini


Cek Berita Lainnya