Tes Pengisian Perangkat Desa di Wonogiri Pakai CAT

Tes akan dilaksanakan di tingkat kecamatan bertempat di sekolah yang memiliki fasilitas komputer dan jaringan Internet.
SHARE
Tes Pengisian Perangkat Desa di Wonogiri Pakai CAT
SOLOPOS.COM - Bupati Wonogiri, Joko Sutopo, saat memberikan keterangan kepada wartawan di Sekretariat Daerah Wonogiri, Jumat (24/9/2021). (Solopos.com/M. Aris Munandar)

Solopos.com, WONOGIRI—Bupati Wonogiri, Joko Sutopo, menyebut tes tertulis pengisian perangkat desa serentak 2021 di Kabupaten Wonogiri dilaksanakan dengan berbasis komputer atau computer assisted test (CAT).

Bupati saat ditemui wartawan di Sekretariat Daerah (Setda) Wonogiri, Jumat (5/11/2021), menyampaikan pihaknya sudah menunjuk pihak ketiga untuk melaksanakan. Tes akan dilaksanakan di tingkat kecamatan bertempat di sekolah yang memiliki fasilitas komputer dan jaringan Internet.

PromosiTop! Bos Tokopedia Masuk List Most Extraordinary Women Business Leader

“Saya sudah berkoordinasi dengan Dinas Pendidikan [Dinas Pendidikan dan Kebudayaan atau Disdikbud] membahas sekolah yang memungkinkan dipakai buat melaksanakan CAT. Dinas Pendidikan sedang memetakannya,” kata lelaki yang akrab disapa Jekek itu.

Baca Juga: Dua Situs Cagar Budaya di Klaten bakal Dilompati Jalan Tol Solo-Jogja

Menurut dia, hasil CAT objektif dan bisa dipertanggung jawabkan. Peserta dapat mengetahui secara langsung hasil tesnya seusai mengerjakan soal. Mereka tidak dapat memanipulasi hasil tes tersebut.

Hal ini berbeda dengan tes tertulis pada pengisian perangkat desa 2017 lalu. Saat itu tes tertulis dilaksanakan secara manual menggunakan lembar jawaban yang dilapisi kertas karbon. Kertas karbon untuk menduplikasi jawaban.

Kertas jawaban ada dua lembar. Satu lembar dipegang panitia tingkat desa untuk keperluan koreksi, sedangkan satu lembar lainnya dibawa camat.

Baca Juga: Proyek Mulai Masuk Klaten, Tol Solo-Jogja I bakal Rampung Agustus 2023

Filter itu untuk mencegah peserta atau pihak lain mengubah jawaban seusai tes. Jika ada peserta yang keberatan dengan nilainya karena meyakini nilainya lebih tinggi, panitia tingkat desa dapat mencocokkan jawaban tes peserta bersangkutan dengan duplikasi jawaban yang dibawa camat.

“Tes tertulis nanti sangat transparan,” ucap Bupati.

Informasi yang dihimpun Solopos.com dari Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Wonogiri, Jumat (5/11/2021), hingga batas akhir pendaftaran, Rabu (3/11/2021) lalu, jumlah pendaftar di seluruh lowongan tercatat 2.632 orang. Lowongan yang dibuka sebanyak 298 lowongan yang terdiri atas lima lowongan sekretaris desa (sekdes), 202 lowongan kepala urusan/kepala seksi (kaur/kasi), dan 91 lowongan kepala dusun (kadus).

Baca Juga: Bupati Boyolali Beri Bonus Rp15 Juta kepada Atlet Peraih Emas PON Papua

Pengisian perangkat desa dilaksanakan 174 desa dari total 251 desa di Kabupaten Wonogiri. Kuota pendaftar setiap lowongan terpenuhi.

Kuota atau batas minimal jumlah pendafar setiap lowongan dua orang. Alhasil, panitia tingkat desa tidak memperpanjang masa pendaftaran.



Berita Terkait
Indeks Berita
Berita Terpopular
Indeks Berita
Berita Lainnya
Indeks Berita
Promo & Events
Berita Terkini
Indeks Berita

Apa yang ingin anda baca?

:
:
Night Mode
Notifications
Support
Privacy
PasswordUpdated 15 days ago