Terus Bertambah, Kasus Kematian karena Covid-19 di Klaten Tembus 2.049 Orang

Jumlah kumulatif kasus kematian karena Covid-19 di Klaten sudah menembus angka 2.049 orang hingga, Kamis (29/7/2021).
Terus Bertambah, Kasus Kematian karena Covid-19 di Klaten Tembus 2.049 Orang

Solopos.com, KLATEN – Jumlah kumulatif kasus kematian karena Covid-19 di Klaten sudah menembus angka 2.049 orang hingga, Kamis (29/7/2021). Hal itu menyusul penambahn kasus kematian karena Covid-19 yang mencapai 64 Orang dalam Sehari, Kamis (29/7/2021).

Demikian penjelasan Koordinator Penanganan Kesehatan Satgas PP Covid-19 Klaten, Cahyono Widodo, kepada Solopos.com, Kamis (29/7/2021). Sebelum bertambah 64 kasus kematian kali ini, di Klaten juga mengalami penambahan 19 kasus kematian karena Covid-19 sehari sebelumnya.

Baca Juga: Kupat Glabed, Pengganjal Perut Terpopuler di Tegal

“Di Klaten juga terdapat 477 orang sembuh dan 231 kasus baru. Jumlah kumulatif Covid-19 di Klaten mencapai 28.491 kasus. Sebanyak 3.329 menjalani perawatan/isolasi mandiri. Sebanyak 23.113 orang dinyatakan sembuh. Sebanyak 2.049 orang telah meninggal dunia,” kata Cahyono Widodo.

Cahyono Widodo mengatakan penambahan kasus kematian kali ini berasal dari berbagai daerah di Klaten. Sebanyak 60 dari 64 kasus kematian tergolong kasus baru karena hasil swab baru diketahui tim medis, Kamis (29/7/2021). Kasus kematian karena Covid-19 terbanyak terjadi di Klaten Utara, yakni mencapai 29 orang.

Selanjutnya, berturut-turut berasal dari Klaten Tengah (lima orang), Wedi (lima orang), Jogonalan (lima orang), Wonosari (tiga orang), Delanggu (tiga orang), Prambanan (dua orang), Pedan (dua orang), Cawas (satu orang), Karanganom (satu orang), Kemalang (satu orang), Manisrenggo (satu orang), Polanharjo (satu orang), Trucuk (satu orang).

“Pasien Covid-19 berikutnya yang meninggal dunia berasal dari Delanggu (satu orang), Gantiwarno (satu orang), Jogonalan (satu orang), Klaten Utara (satu orang). Seluruhnya sudah diketahui terkonfirmasi Covid-19 di waktu sebelumnya [sudah terpapar virus corona sebelum meninggal dunia],” katanya.

Baca Juga: Kematian Pasien Corona di Soloraya Tinggi, BNPB: Butuh Perhatian Khusus

Sebelumnya, Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Letjen TNI Ganip Warsito, menyempatkan waktu meninjau tempat isolasi terpusat di Klaten, yakni di GOR Gelarsena Klaten, Rabu (28/7/2021). Kehadiran kepala BNPB itu guna meninjau langsung kelengkapan fasilitas di tempat isolasi terpusat.

“Untuk Jateng, Soloraya, dan Jogja masih menunjukkan angka kematian tinggi. Ini yang jadi evaluasi,” kata Letjen TNI Ganip Warsito.


Promo & Events
Berita Terkait
    Berita Terkini
    Indeks Berita

    Apa yang ingin anda baca?

    :
    :
    Night Mode
    Notifications
    Support
    Privacy
    PasswordUpdated 15 days ago