Tutup
Scroll untuk melanjutkan membaca

Tersetrum saat Main Bola, Bocah 12 Tahun di Jimbung Klaten Meninggal

Tanpa sepengetahuan korban, ternyata tiang lampu yang dipegang memiliki aliran listrik.
SHARE
Tersetrum saat Main Bola, Bocah 12 Tahun di Jimbung Klaten Meninggal
SOLOPOS.COM - Ilustrasi tersetrum (Liputan6.com)

Solopos.com, KLATEN—Warga Ngalas, Kecamatan Klaten Selatan, AS, 12, meninggal dunia setelah tersetrum saat beristirahat di tengah bermain sepak bola di halaman Masjid Kauman, Desa Jimbung, Kecamatan Kalikotes, Klaten, Rabu (17/11/2021) pukul 14.30 WIB. Lantaran kecapaian, AS yang berniat beristirahat tiba-tiba memegang tiang lampu hingga tersengat arus listrik yang ada di depan masjid setempat.

Berdasarkan informasi yang dihimpun Solopos.com, kejadian tersebut bermula saat AS bersama-sama 13 orang sebayanya bermain sepak bola di halaman Masjid Kauman, Desa Jimbung. Saat bermain bola, kondisi di depan masjid hujan deras.

PromosiRekomendasi Merek Jeans Terbaik Pria & Wanita, Murah Banget!

Lantaran kecapaian, AS menepi dan memegang tiang lampu di depan masjid di Jimbung. Tanpa sepengetahuan AS, ternyata tiang lampu yang dipegang memiliki aliran listrik.

Baca Juga: OKB Menjamur di Klaten karena Tol Solo-Jogja, Ini Pesan Sri Mulyani

“Listrik di tiang lampu tersebut ternyata bocor. Waktu itu, ada DM dan dua teman AS sempat ingin membantu [mendiang AS]. DM pun juga sempat tersetrum sebelum akhirnya melaporkan kejadian itu ke pak RT. Selanjutnya, pak RT mematikan aliran listrik di tiang lampu itu dan baru meminta tolong ke warga lain [mengevakuasi korban]. Saat masih hidup, AS ini ikut orangtua tirinya di Ngalas,” kata Kanitreskrim Polsek Kalikotes, Aiptu Nyoto, mewakili Kapolres Kapolres Klaten, AKBP Eko Prasetyo, kepada Solopos.com, Rabu (17/11/2021) petang.

Setelah dievakuasi, jenazah dimakamkan di tempat ibunya di Kadirejo, Desa Karanganom, Kecamatan Klaten Utara.

“Arus listrik yang bocor seperti itu memang di luar pengetahuan. Secara fisik kan enggak kelihatan. Pihak keluarga yang diwakili Pak Suharno sudah ikhlas menerima kejadian tersebut,” kata Aiptu Nyoto.

Baca Juga: OKB Klaten karena Tol Solo-Jogja, Beli Mobil Meskipun Tak Bisa Nyetir

Guna menghindari kejadian serupa, lanjut Aiptu Nyoto, jajaran Polsek Kalikotes mengimbau kepada seluruh orangtua untuk mengawasi anak-anaknya yang sedang bermain.



Berita Terkait
Indeks Berita
Berita Terpopular
Indeks Berita
Berita Lainnya
Indeks Berita
      Promo & Events
      Berita Terkini
      Indeks Berita
      Part of Solopos.com
      Punya akun? Silahkan login
      Daftar sekarang...
      Support - FaQ
      Privacy Policy
      Tentang Kami
      Kontak Kami
      Night Mode