Ternyata Bus Bumel di Jateng Paling Banyak Ada di Daerah Ini

Data Dinas Perhubungan Jawa Tengah pada 2021 menyebutkan bus dalam provinsi dengan kategori lambat atau bumel mencapai 3.759 unit bus.
SHARE
Ternyata Bus Bumel di Jateng Paling Banyak Ada di Daerah Ini
SOLOPOS.COM - Penumpang bus berjalan di Terminal Tirtonadi, Solo, Senin (17/5/2021). (Solopos-Nicolous Irawan)

Solopos.com, SOLO — Jumlah bus ekonomi atau kerap disebut bus bumel di Jawa Tengah atau Jateng masih cukup banyak. Meski kalah fasilitas dibandingkan bus-bus kekinian, bus bumel tetap memiliki penumpang setia.

Biasanya bus bumel adalah bus ekonomi yang belum dilengkapi dengan pendingin ruangan atau AC. Sedangkan kursi penumpangnya juga model lama yaitu tiga seat dan dua seat di tiap baris. Ini berbeda dengan bus-bus kekinian yang merupakan bus cepat dengan model dua seat dan dua seat atau bahkan ada yang dua seat dan satu seat.

PromosiHari Keluarga Nasional: Kudu Tepat, Ortu Jangan Pelit Gadget ke Anak!

Bus bumel yang ada di Jateng tidak hanya melayani rute antarkota dalam provinsi atau AKDP. Ada juga bus ekonomi yang melayani rute antarprovinsi atau AKAP (antarkota antarprovinsi).

Surat untuk Bunda Selvi Gibran

Data Dinas Perhubungan Jawa Tengah pada 2021 yang dimuat di laman BPS Jateng, menyebutkan bus dalam provinsi dengan kategori lambat atau bumel mencapai 3.759 unit bus. Bus bumel dalam provinsi ini melayani 15.036 rit perjalanan. Sedangkan bus dalam provinsi dengan kategori cepat mencapai 70 unit dengan frekuensi 280 rit.

Baca Juga: Deretan Bus Sejuta Umat di Jateng, Meski Bumel Tetap Dicinta

Bus lambat untuk AKDP di Jateng paling banyak berada di Banyumas yaitu 335 unit yang melayani 1.340 rit/frekuensi perjalanan. Di urutan berikutnya ada Wonosobo dengan 326 bus bumel untuk dalam provinsi dengan 1.304 rit perjalanan. Dan di urutan ketiga ada Temanggung dengan 228 bus yang frekuensi perjalanannya mencapai 912 rit.

Sedangkan bus AKAP atau antarprovinsi di Jateng dengan kategori ekonomi atau bumel jumlahnya mencapai 402 unit bus dengan frekuensi 804 rit. Bus nonekonomi atau bus patas yang melayani rute antar provinsi jumlahnya jauh lebih banyak yaitu 2.670 unit bus dengan frekuensi 5.340 rit.

Untuk kategori AKAP jumlah bus bumel jauh lebih sedikit bila dibandingkan bus nonekonomi atau bus cepat. Bus bumel yang melayani AKAP paling banyak ada di Brebes dengan 108 bus dengan 216 frekuensi perjalanan atau rit.

Baca Juga: Jika KRL Beroperasi, Bus Bumel Solo-Jogja Diprediksi Tamat

Di urutan berikutnya ada Kebumen yang memiliki 44 bus bumel AKAP dengan 88 rit perjalanan dan disusul Karanganyar dengan 39 bus bumel AKAP dengan jumlah perjalanan 78 rit.



Berita Terkait
Indeks Berita
Berita Terpopular
Indeks Berita
Berita Lainnya
Indeks Berita
Promo & Events
Berita Terkini
Indeks Berita

Apa yang ingin anda baca?

:
:
Night Mode
Notifications
Support
Privacy
PasswordUpdated 15 days ago