[ X ] CLOSE

Terminal Karangpandan Karanganyar Diubah Jadi Makutoromo Tourism Center

Terminal Wisata Makutoromo yang berlokasi di Karangpandan diubah dengan nama Makutoromo Tourism Center (MTC) untuk mendukung pengoptimalan potensi wisata di Karanganyar.
Terminal Karangpandan Karanganyar Diubah Jadi Makutoromo Tourism Center
SOLOPOS.COM - (Istimewa)

Solopos.com, KARANGANYAR – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Karanganyar menggandeng The Lawu Grup untuk mengelola Terminal Wisata Makutoromo. Sebagai langkah awal, terminal itu di-branding dengan nama Makutoromo Tourism Center (MTC).

Kerja sama ini dilakukan sebagai upaya untuk menghidupkan Terminal Mbangun Makutoromo di yang berlokasi di wilayah Kecamatan Karangpandan tersebut.

Kepala Dinas Pariwisata Pemuda dan Olahraga (Dsiparpora) Karanganyar Titis Sri Jawoto mengatakan di Terminal Wisata Makutoromo tersebut juga dilakukan pembaruan.

Baca Juga: WISATA KARANGANYAR : STA Karangpandan bakal Disulap Jadi Terminal Wisata

“Konsep pembaruan bagi Terminal Wisata Makutoromo dengan cara mempermudah akses bagi kendaraan bus pariwisata untuk masuk. Kemudian memfungsikan bangunan utama menjadi rumah makan dan pusat oleh-oleh yang menjual produk-produk lokal dari pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah [UMKM] dan ekonomi kreatif di Kabupaten Karanganyar,” ujarnya dalam acara peluncuran MTC, Minggu (17/10/2021).

Titis menambahkan konsep pusat informasi yang diterapkan adalah menjalin kerja sama dengan pengelola wisata untuk menampilkan display informasi wisata dari destinasi masing-masing wisata.

Selain itu, juga menjual tiket terusan dan menjual promo diskon yang dijual dengan harga lebih murah.

Baca Juga: Gerabah Desa Wisata Karanganyar Bikin Sandiaga Uno Jatuh Cinta

Sementara itu, Bupati Karanganyar Juliyatmono mengatakan Terminal Mbangun Makutoromo berlokasi di tempat yang strategis karena menjadi perlintasan dari beberapa wilayah kecepatan seperti Karangpandan, Matesih, dan Tawangmangu.

Diharapkan hal itu akan memberikan dampak baik bagi usaha yang dibangun di lokasi tersebut. “Saya minta Kepala Disparpora cari siapa saja yang menghidupkan kembali tempat ini. Gak bayar gak apa-apa, asalkan dapat menyejahterakan masyarakat,” ujarnya.

Sementara itu, untuk memudahkan akses, tembok pagar depan lokasi tersebut akan dirobohkan.



Berita Terkait
    Promo & Events
    Berita Terkini
    Indeks Berita

    Apa yang ingin anda baca?

    :
    :
    Night Mode
    Notifications
    Support
    Privacy
    PasswordUpdated 15 days ago