Terkendala Mahalnya Biaya Produksi, Pabrik Minyak Goreng di Tegal Tutup

Sekitar 30 karyawan diberhentikan sementara
SHARE
Terkendala Mahalnya Biaya Produksi, Pabrik Minyak Goreng di Tegal Tutup
SOLOPOS.COM - Pekerja memeriksa jeriken kosong minyak goreng di kantor distributor minyak goreng SGT, Desa Dampyak, Kabupaten Tegal, Jawa Tengah, Jumat (28/1/2022). (Antara/Oky Lukmansyah)

Solopos.com, SOLO — Pekerja memeriksa jeriken kosong minyak goreng di kantor distributor minyak goreng SGT, Desa Dampyak, Kabupaten Tegal, Jawa Tengah, Jumat (28/1/2022).

Baca Juga: Pantau Harga dan Stok Minyak Goreng, Disdag Solo Sidak di Pasar Legi

PromosiTop! Bos Tokopedia Masuk List Most Extraordinary Women Business Leader

Menurut pihak distributor sejak sepekan terakhir pabrik kemasan minyak goreng ditutup dan sekitar 30 karyawan diberhentikan sementara, akibat mahalnya biaya produksi serta murahnya harga jual minyak goreng.

 

Pekerja memeriksa truk tangki minyak goreng yang sudah tidak beroperasi di kantor distributor minyak goreng SGT, Desa Dampyak, Kabupaten Tegal, Jawa Tengah, Jumat (28/1/2022). (Antara/Oky Lukmansyah)

 

Pekerja memeriksa mesin kemasan minyak goreng yang sudah tidak beroperasi di kantor distributor minyak goreng SGT, Desa Dampyak, Kabupaten Tegal, Jawa Tengah, Jumat (28/1/2022). (Antara/Oky Lukmansyah)

 

Menurut pihak distributor sejak sepekan terakhir pabrik kemasan minyak goreng ditutup dan sekitar 30 karyawan diberhentikan sementara, akibat mahalnya biaya produksi serta murahnya harga jual minyak goreng. (Antara/Oky Lukmansyah)



Berita Terkait
Indeks Berita
Berita Terpopular
Indeks Berita
Berita Lainnya
Indeks Berita
Promo & Events
Berita Terkini
Indeks Berita

Apa yang ingin anda baca?

:
:
Night Mode
Notifications
Support
Privacy
PasswordUpdated 15 days ago