top ear
Manajer Persis Solo Hari Purnomo (Solopos/Chrisna Chanis Cara)
  • SOLOPOS.COM
    Manajer Persis Solo Hari Purnomo (Solopos/Chrisna Chanis Cara)

Terkait Pemotongan Gaji Pemain, Persis Solo Tak Pilih Kasih

Persis Solo akan melakukan pemotongan gaji kepada pemain karena kompetisi ditunda.
Diterbitkan Minggu, 5/04/2020 - 15:23 WIB
oleh Solopos.com/Chrisna Chaniscara
2 menit baca

Solopos.com, SOLO — Manajemen Persis Solo memastikan tak ada diskriminasi dalam pemotongan gaji pemain menyusul dampak pemberhentian sementara kompetisi. Seluruh penggawa Laskar Sambernyawa bakal mendapat persentase gaji serupa agar tidak menimbulkan kecemburuan di antara skuad.

Sebagai informasi, PSSI memperbolehkan klub melakukan perubahan kontrak kerja menyusul penundaan kompetisi hingga akhir Mei 2020. Salah satu klausul memuat kewajiban klub membayar maksimal 25% dari kewajiban yang tertera di kontrak kerja selama Maret-Juni.

Ditinggal Salat Magrib, Motor Warga Sukoharjo Digondol Maling di Parkiran Musala Ceper Klaten

Persis sendiri mewacanakan memberikan persentase gaji sekitar 20% bagi para pemain dalam periode tersebut. Itu artinya ada pengurangan gaji sekitar 80%. Manajer Persis Solo, Hari Purnomo, mengatakan klub hingga kini belum memastikan persentase gaji pemain yang bakal diberikan selama libur kompetisi.

Namun pihaknya menegaskan seluruh pemain bakal mendapatkan persentase gaji yang sama di kondisi force majeure ini. “Kami tidak mau dikira pilih kasih. Kalau dibeda-bedakan nanti malah menimbulkan kecemburuan,” ujar Hari saat dihubungi Solopos.com, Sabtu (4/4/2020).

Hari mengatakan penyeragaman juga berlaku dalam hal waktu transfer gaji. Dia mengusahakan gaji sampai Juni dibayarkan secepatnya untuk membantu kondisi finansial pemain di masa pandemi corona.

Yasonna Laoly Tak Mau Dibilang Manfaatkan Covid-19 Buat Bebaskan Koruptor

Namun hingga kini pihaknya masih menunggu keputusan CEO Persis, Azmy Al Qamar. “Sampai sekarang persentase potongan gaji belum disepakati,” ujarnya.

Hari mengaku selalu berkomunikasi dengan pemain ihwal masalah klub meski kompetisi tengah diliburkan. Hari sendiri kerap berdiskusi dengan kapten Persis, Bruno Casimir. Bruno menjadi penyambung aspirasi pemain dengan manajemen di masa jeda kompetisi.

“Semua pemain saya anggap anak saya sendiri, semua saya ayomi. Namun untuk kondisi saat ini saya minta kedua pihak saling memahami,” ujarnya.

Dampak Wabah Corona Sukoharjo: 1 Hotel Tutup Sementara, Lainnya Rumahkan Karyawan

Pemain Legawa

Kapten Persis, Bruno Casimir, menyadari kondisi sulit yang tengah dihadapi tim. Eks bek Sriwijaya FC ini pun legawa apabila gajinya harus dipotong. Namun khusus untuk bulan Maret, dia berharap gaji pemain Persis Solo dibayarkan penuh.

Ini karena pemain sudah menjalani latihan rutin hingga pertengahan bulan sebelum peliburan pada 18 Maret 2020. “Saya harap hak pemain pada bulan Maret dibayarkan penuh,” ujarnya.

Editor : Profile Ahmad Baihaqi
LIKE di sini untuk lebih banyak informasi terbaru di Solopos.com

Properti Solo & Jogja


berita terkait