Terbaring di Ranjang Selama 2 Tahun, Eks Kasatreskrim Wonogiri Teteskan Air Mata Saat Dijenguk Sahabat

Eks Kasatreskrim Wonogiri, Kompol Aditia Mulya Ramdhani, terbaring di tempat tidur selama dua tahun setelah menjadi korban pengeroyokan brutal.
Terbaring di Ranjang Selama 2 Tahun, Eks Kasatreskrim Wonogiri Teteskan Air Mata Saat Dijenguk Sahabat
SOLOPOS.COM - Kondisi mantan Kasatreskrim Polres Wonogiri, Kompol Aditia Mulya Ramdhani, belum membaik. (detik.com)

Solopos.com, SEMARANG - Eks Kasatreskrim Wonogiri, Kompol Aditia Mulya Ramdhani, terbaring di tempat tidur selama dua tahun setelah menjadi korban pengeroyokan brutal saat melerai dua kelompok silat. Dia mengalami kerusakan otak.

Istri Kompol Aditia, Dewi Setiawati, mengungkap kondisi sang suami saat ini. Dewi mengatakan Kompol Aditia belum bisa merespons pembicaraan dan kontak mata.

"Sebetulnya kondisi badan bagus ya, suami saya itu kan kerusakannya di otak. Otak itu kan kita tahu bahwa salah satu organ tubuh manusia yang tidak bisa diperbaiki adalah otak. Memang suami saya belum bisa ngerespons apa pun, kontak mata belum. Tapi badan sehat," jelasnya seperti dilansir detik.com, Jumat (5/2/2021).

Baca Juga: Warga Ngeyel Hajatan Tata Meja-Kursi, Satpol PP Karanganyar Masih Pakai Cara Persuasif

Kompol Aditia masuk Detasemen 38/Setia (sebutan alumni Akademi Kepolisian angkatan 2006). Salah satu sahabatnya yang sesama anggota Detasemen 38/Setia, Kompol Didik Sulaiman, bercerita pengalamannya saat menjenguk Kompol Aditia.

Dia menyebut Kompol Aditia sempat meneteskan air mata saat dijenguk. Kompol Didik memang memiliki ikatan emosional dengan Kompol Aditia. Semasa di Akpol, mereka tinggal satu barak.

"Keakraban saya dan Adit terbentuk dari kami pendidikan di Akademi Kepolisian tahun 2003 sampai 2006. Jadi kalau saya menengok ke sana, dia berupaya komunikasi dengan saya. Cuman karena sampai saat ini beliau masih ada keterbatasan secara fisik, yang terlihat hanya meneteskan air mata," kata Didik.

Baca Juga: Cinta Monyet Remaja Jepara: Hamil di Luar Nikah Lalu Aborsi, Gegara Belum Siap Jadi Orang Tua

Didik mengaku kerap mengajak bicara Kompol Aditia saat menjenguk. Namun, obrolannya sebatas pembicaraan yang ringan-ringan saja. "Paling nanti tangannya saya genggam, tapi saya tahu Adit berupaya menggenggam balik, lebih erat lagi. Tapi dia tidak bisa," imbuh Didik.

Didik mengaku sudah 7 bulan tak menjenguk Kompol Aditia. Kondisi pandemi Covid-19 membuat dia takut menjenguk sahabatnya itu. Dia pun berharap eks Kasatreskrim Wonogiri itu bisa segera pulih.

Berita Terkait
    Promo & Events
    Berita Terkini
    Indeks Berita

    Apa yang ingin anda baca?

    :
    :
    Night Mode
    Notifications
    Support
    Privacy
    PasswordUpdated 15 days ago