top ear
Tutup Iklan
Kapolsek Semarang Timur Iptu Agil Widiyas menanyai pria yang nekat meracuni istrinya terbakar api karena cemburu, Jumat (8/11/2019). (Antara-I.C. Senjaya)
  • SOLOPOS.COM
    Kapolsek Semarang Timur Iptu Agil Widiyas menanyai pria yang nekat meracuni istrinya terbakar api karena cemburu, Jumat (8/11/2019). (Antara-I.C. Senjaya)

Terbakar Api Cemburu, Suami di Semarang Tega Racuni Istri Hamil 8 Bulan

Aparat Polsek Semarang Timur, Jumat (8/11/2019), menangkap seorang pria yang nekat meracuni istrinya yang sedang hamil delapan bulan dengan racun tikus hanya gara-gara terbakar api cemburu.
Diterbitkan Jumat, 8/11/2019 - 20:50 WIB
oleh Solopos.com/Newswire
1 menit baca

Solopos.com, SEMARANG — Api cemburu bisa membuat suami gelap mata. Polsek Semarang Timur, Jumat (8/11/2019), menangkap seorang pria yang nekat meracuni istrinya yang sedang hamil delapan bulan dengan racun tikus hanya gara-gara terbakar api cemburu.

Kapolsek Semarang Timur Iptu Agil Widiyas di Kota Semarang, Jawa Tengah, Jumat, mengatakan tersangka AS, 35, warga Jl. Citarum Selatan, Bugangan, Kota Semarang, cemburu karena istrinya, M, berselingkuh dengan pria lain. Korban memang seorang wanita pekerja seks komersial.

"Pelaku ini tahu pekerjaan istrinya dan tahu siapa saja pelanggan yang biasa dilayani," katanya.

Namun, kata dia, ternyata ada salah seorang pelanggan yang memiliki hubungan istimewa dan hal itu diakui oleh korban. Pelaku yang marah kemudian menyiapkan segelas minuman yang sudah dicampur dengan empat bungkus racun tikus.

Pelaku memberikan minuman berisi racun itu kepada korban saat sedang makan. Pelaku sendiri langsung pergi setelah racun tikus yang diminum korban beraksi.

Korban yang langsung memperoleh pertolongan warga kemudian dibawa ke rumah sakit untuk mendapat perawatan. "Kondisi korban dan kandungannya sudah stabil," katanya.

Sementara itu, pelaku percobaan pembunuhan itu langsung ditangkap polisi beberapa saat setelah kejadian, menyusul laporan warga.

KLIK dan LIKE di sini untuk lebih banyak berita Semarang Raya

Editor : Profile Rahmat Wibisono
LIKE di sini untuk lebih banyak informasi terbaru di Solopos.com

berita terkini