Tenaga Honorer akan Dihapus, Jekek: Wonogiri Sebenarnya Masih Butuh

Bupati Joko Sutopo mengatakan peran tenaga honorer sangat membantu organisasi perangkat daerah (OPD) dalam menyelesaikan berbagai tugas.
SHARE
Tenaga Honorer akan Dihapus, Jekek: Wonogiri Sebenarnya Masih Butuh
SOLOPOS.COM - Bupati Wonogiri, Joko Sutopo, memberi keterangan kepada wartawan mengenai rencana vaksinasi terhadap kolompok usia enam hingga 11 tahun di Sekretariat Daerah (Setda) Wonogiri, Selasa (21/12/2021). (Solopos/ Rudi Hartono)

Solopos.com, WONOGIRI—Bupati Wonogiri, Joko Sutopo, mengatakan sejatinya tenaga honorer masih dibutuhkan di Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Wonogiri. Peran tenaga honorer sangat membantu organisasi perangkat daerah (OPD) dalam menyelesaikan berbagai tugas.

Bahkan, kata Joko Sutopo, mereka mampu menjalankan tugas strategis berkaitan dengan pelayanan publik, seperti urusan perhubungan, penegakan peraturan daerah (perda), layanan kesehatan, administrasi perkantoran, dan sebagainya. Mereka direkrut lantaran OPD kekurangan sumber daya manusia (SDM).

PromosiTop! Bos Tokopedia Masuk List Most Extraordinary Women Business Leader

Sebab, jumlah calon pegawai negeri sipil (CPNS) hasil perekrutan resmi terbatas, sehingga belum dapat menutup kekurangan SDM. Sementara, PNS yang pensiun atau pindah tugas ke luar daerah setiap tahun cukup banyak, yakni mencapai lebih dari 500 orang/tahun.

Baca Juga: Bupati Wonogiri Buka Ruang Audiensi dengan Tenaga Honorer

Jekek, panggilan akrabnya, mengatakan sampai saat ini belum mengetahui yang dimaksud pemerintah pusat mengenai penyelesaian masalah tenaga honorer dengan batas waktu 2023. Oleh sebab itu, sambil menunggu kaidah teknis dari pemerintah pusat terkait hal itu, Bupati meminta para pimpinan organisasi perangkat daerah (OPD) memberi pemahaman kepada para tenaga honorer.

“Yang dimaksud masalah tenaga kontrak [honorer] harus selesai 2023 itu apa, bentuk penyelesaiannya bagaimana, dengan pemberhentian atau apa, kami belum tahu secara pasti,” ucap lelaki yang akrab disapa Jekek itu saat ditemui Solopos.com di Sekretariat Daerah (Setda) Wonogiri, Kamis (27/1/2022).

Bupati Jekek membuka ruang bagi para tenaga honorer di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Wonogiri untuk beraudiensi dengannya terkait rencana penghapusan tenaga honorer.

Baca Juga: Mau Dihapus, Tenaga Honorer di Pemkab Wonogiri Pasrah

Informasi yang dihimpun Solopos.com, tenaga honorer terdapat di seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) di Pemkab Wonogiri, dari Setda, dinas, hingga kantor kecamatan. Mereka direkrut oleh kepala OPD dengan izin Bupati.

Mereka dipekerjakan di urusan administrasi, seperti di kantor-kantor dan urusan teknis, seperti pemadam kebakaran, personel lapangan di Dinas Perhubungan (Dishub), Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP), petugas kebersihan, sopir, dan lainnya. Tenaga honorer di lingkungan Pemkab lebih kurang 1.000 orang.



Berita Terkait
Indeks Berita
Berita Terpopular
Indeks Berita
Berita Lainnya
Indeks Berita
Promo & Events
Berita Terkini
Indeks Berita

Apa yang ingin anda baca?

:
:
Night Mode
Notifications
Support
Privacy
PasswordUpdated 15 days ago