top ear
ilustrasi rapid test corona atau covid-19 (Antara)
  • SOLOPOS.COM
    ilustrasi rapid test corona atau covid-19 (Antara)

Tembak Mati Kekasih Lalu Bunuh Diri Takut Corona, Setelah Tes Hasilnya Negatif

Jesernik meninggal karena luka tembak yang disebabkan oleh dirinya sendiri sedangkan hasil tes dirinya dinyatakan negatif virus corona.
Diterbitkan Rabu, 8/04/2020 - 04:25 WIB
oleh Solopos.com/Jafar Sodiq Assegaf
2 menit baca

Solopos.com, ILLINOIS – Nasib tragis dialami seorang pria asal Illinois, Amerika Serikat (AS). Pria ini menembak mati pacarnya lalu bunuh diri setelah diliputi kekhawatiran terinfeksi virus corona Covid-19. Setelah dites, keduanya ternyata negatif corona.

Patrick Jesernik, 54, dan Cheryl Schriefer, 59, ditemukan tewas di kamar terpisah dengan tanda-tanda cukup jelas yaitu luka di kepala mereka. Keduanya tinggal di Lockport Township, sekitar 30 mil barat daya Chicago.

75 ODP Kontak Erat Dengan Pasien Positif Corona di Solo Dicek Pakai Rapid Test

Dilansir NBC News, Selasa (7/4/2020), pasangan yang tidak menikah ini telah hidup bersama selama enam tahun, menurut juru bicara kantor sheriff, Cathy Hoffmeyer.

Sebuah revolver yang berisi dua selongsong peluru bekas dan tiga peluru ditemukan di dekat jasad Jesernik. Tidak ada tanda perlawanan, dan rumah itu tampak rapi serta teratur.

Seorang pria di tempat kejadian mengatakan, orang tua Jesernik memintanya untuk memeriksa putra mereka karena mereka belum mendengar kabar darinya.

28 PNS Positif Corona Akan Dapat Santunan dari Pemerintah

“Pemeriksaan alamat dilakukan oleh para detektif yang tidak menerima panggilan sebelumnya untuk layanan terkait perselisihan domestik,” kata pernyataan kantor sheriff.

Ternyata Negatif Corona

“Pemeriksaan kedua individu yang meninggal juga dilakukan yang menunjukkan kontak polisi yang sangat terbatas.”

Anggota keluar kemudian tiba di TKP dan mengatakan kepada pihak berwenang bahwa Jesernik takut dirinya dan kekasihnya terkena Covid-19. Schriefer telah dites dua hari sebelumnya.

Jadi RS Darurat Corona Boyolali, Rusunawa Kemiri Siap Tampung Pasien

Otopsi pada Jumat menetapkan keduanya meninggal karena luka tembak di kepala. Kematian Schriefer disebut sebagai pembunuhan. Jesernik meninggal karena luka tembak yang disebabkan oleh dirinya sendiri, dan kematiannya ditetapkan sebagai bunuh diri. Keduanya dinyatakan negatif virus corona.

Kantor sheriff mengatakan, selama pandemi ini, sebagian besar kantor layanan panggilan menerima laporan perselisihan domestik atau rumah tangga.

“Sebagai pengingat, jika ada yang menjadi korban dari situasi kekerasan dalam rumah tangga, Pengadilan County Will tetap terbuka untuk individu yang membutuhkan perintah perlindungan,” kata kantor sheriff.

loker solopos
Editor : Profile Jafar Sodiq Assegaf
LIKE di sini untuk lebih banyak informasi terbaru di Solopos.com

berita terkait

berita terpopuler

Properti Solo & Jogja

berita terkini