Soloraya
Selasa, 19 Mei 2009 - 01:46 WIB

5 BKK di Kota Solo bakal di-merger

Redaksi Solopos.com  /  Aksara Solopos  | SOLOPOS.com

SOLOPOS.COM - Panduan Informasi dan Inspirasi

Solo (Espos)–Lima Badan Kredit Kecamatan (BKK) di Kota Solo dipastikan bakal di-merger dan disiapkan menjadi sebuah bank perkreditan rakyat (BPR).  Kendati demikian, Pemerintah Kota (Pemkot) Solo memastikan tidak akan melakukan pemutusan hubungan kerja (PHK) terhadap pegawai yang bertugas di masing-masing BKK tersebut. Hal tersebut ditegaskan Kepala Bagian Administrasi dan Perekonomian Sekretariat Daerah (Setda) Kota Solo, Asih Widodo saat ditemui wartawan di sela-sela acara Sosialisasi permodalan bagi pelaku usaha di Pendapi Gedhe Balaikota Solo, Selasa (19/5).

“Saat ini masih dalam proses merger untuk lima BKK di Kota Solo yang akan disiapkan untuk berubah ke bentuk BPR. Namun sebelumnya, kondisi BKK ini harus disehatkan terlebih dahulu, lalu segala macam pembentukan organisasi maupun penentuan jajaran direksinya, akan dibahas lebih lanjut dalam rapat umum pemegang saham (RUPS),” papar Asih.

Advertisement

Asih mengungkapkan di antara lima BKK yang ada di lima kecamatan di Kota Solo tersebut, dua di antaranya, yakni BKK Serengan dan BKK Laweyan pada tahun 2008 lalu mengalami kerugian. Namun Asih enggan menyebutkan jumlah kerugian yang ditanggung kedua BKK tersebut.  “Kerugian yang dialami dua BKK tersebut, masuk dalam penghitungan anggaran tahun 2009 ini. Namun untuk tiga BKK lainnya, berhasil memperoleh keuntungan,” terangnya.

Disebutkan Asih, kerugian BKK-BKK tersebut dipengaruhi cukup banyak faktor. Kredit macet dan pengelolaan oleh manajerial, diakui Asih sebagai bagian dari penyebab munculnya kerugian tersebut. “Oleh karena itulah dilakukan merger terhadap lima BKK ini. Selain memang telah menjadi rencana Pemkot Solo dan Pemerintah Provinsi Jateng, dengan merger ini diharapkan kondisi BKK dalam bentuk BPR nantinya bisa lebih sehat,” imbuhnya.

Asih mentargetkan proses merger bisa selesai pada 30 Juni 2009 nanti. Dalam RUPS, Asih menyatakan pihaknya mengusulkan 12 pegawai BKK untuk menduduki posisi struktural saat direksi yang baru nanti telah terbentuk.  sry

Advertisement

Advertisement
Advertisement
Advertisement
Berita Terkait
Advertisement

Hanya Untuk Anda

Inspiratif & Informatif