Tutup
Scroll untuk melanjutkan membaca
 Warga melintas di jembatan lama penghubung Wonogiri-Sukoharjo, Jumat (7/4/2017). Dahulu orang menyeberang Sungai Bengawan Solo di lokasi itu menggunakan rakit yang dioperasikan penambang atau penyeberang. (Rudi Hartono/JIBI/Solopos)
Espos Plus Soloraya

Teka-teki Desa Bandar Kuno Wonogiri di Hulu Sungai Bengawan Solo

Wonogiri yang menjadi daerah hulu Sungai Bengawan Solo memiliki sejumlah desa bandar kuno, tempat pemberhentian kapal-kapal besar.

Solopos.com, WONOGIRI — Wonogiri yang menjadi daerah hulu Sungai Bengawan Solo memiliki sejumlah desa bandar kuno, tempat pemberhentian kapal-kapal besar. Sejak masa Kerajaan Majapahit, aliran Sungai Bengawan Solo telah berfungi sebagai sarana transportasi perdagangan.

Lokasinya yang strategis, berada di persimpangan berbagai pegunungan dan lembah serta terdapat beberapa dermaga-dermaga yang difungsikan sebagai tempat lalu-lintas kapal pengangkut barang dan penumpang, menjadikan sungai ini cukup efektif. 

Berita Terpopular
Indeks Berita
Part of Solopos.com
Punya akun? Silahkan login
Daftar sekarang...
Support - FaQ
Privacy Policy
Tentang Kami
Kontak Kami
Night Mode